Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PDIP tidak mengincar kursi gubernur dalam perhelatan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024 mendatang. Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ono Surono mengatakan bahwa partainya mengincar kursi wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah Jabar Tahun 2024.
Ono mengatakan PDIP sadar betul tidak pernah memenangkan Pilkada Jawa Barat sejak era reformasi hingga Pilkada 2018 sehingga PDIP akan mengincar kursi nomor dua di provinsi tersebut.
"Kami sadar betul dan tentunya kami dengan sekarang ini peringkat keempat, tentunya kami sadar bahwa kami agaknya tidak mungkin untuk mengincar nomor satu. Jadi, kami PDI Perjuangan akan mengincar di nol dua, di posisi wakil gubernurnya," kata Ono saat jumpa pers pada hari kedua Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5).
Baca juga : Jelang Pilgub Jawa Barat, Bima Arya Kunjungi Uu Ruzhanul di Tasikmalaya
Mengenai nama yang akan diusung untuk memperebutkan kursi wakil gubernur Jawa Barat, Ono mengatakan PDIP mempertimbangkan kader internal. Namun, ia enggan membeberkan nama kader dimaksud.
"Siapa itu? Ya tentunya partai mempunyai kader-kader yang banyak di Jawa Barat, yang tentunya saat ini DPP beserta tim yang telah ditugaskan sudah mulai melakukan pemetaan, siapa kader internal PDIP di Jabar yang nanti akan disandingkan dengan calon gubernurnya," tutur dia.
Dia menjelaskan partainya masih membuka pendaftaran dan melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah secara tertutup. Selain itu, nama bakal calon yang akan diusung diserahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP.
Baca juga : PDIP Klarifikasi Ucapan Kadernya Soal Pelegalan Politik Uang
"Sehingga nanti bisa ditanya ke DPP, siapa kader internal dari Jawa Barat yang nanti akan disandingkan sebagai calon wakil gubernurnya," katanya.
Di sisi lain, Ono menambahkan bahwa PDIP Jawa Barat telah berkomunikasi dengan Partai Golkar dan Ridwan Kamil yang digadang-gadang maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jabar.
"Kita serahkan pada mekanisme partai. Di Golkar, tentunya kan masih tarik menarik. Kan Pak Ridwan Kamil apakah ke DKI Jakarta ataukah ke Jawa Barat. Tapi, menurut Kang Ace (Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily, red), Golkar Jawa Barat itu tetap menginginkan Pak Ridwan Kamil di Jawa Barat," tuturnya. (Z-8)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi kepulangan 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir di wilayah Sumatra.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengirimkan bantuan kemanusiaan bernilai Rp1,3 miliar guna mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra.
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyiapkan bantuan rumah layak huni bagi penduduk yang terdampak bencana tanah longsor di Cilacap
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendesak Kementerian Pekerjaan Umum membangun kolam retensi di wilayah Genuk dan Sayung. Ia juga mengatakan rencana pembangunan giant sea wall
Satgas MBG di semua daerah diminta untuk segera melakukan evaluasi atas pelaksanaan program ini, danĀ aparat kepolisian diminta lakukan menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada Bupati, Wali Kota, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Jawa Tengah untuk tidak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved