Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra menyebut pihaknya telah menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan (PDIP) terkait keseriusan Prabowo Subianto untuk menggarap presidential club atau pembentukan klub presiden.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman, mengatakan pihaknya secara rutin berkomunikasi dan sharing terkait pembentukan klub presiden tersebut dengan juru bicara PDIP.
Maka, Habiburokhman yakin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara langsung maupun tidak langsung telah mengetahui ide dari Prabowo tersebut.
Baca juga : PDIP: Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Sangat Mungkin Terjadi
“Saya pikir secara langsung atau tidak langsung sudah sampai ide ini kepada Ibu Mega kami kan berkomunikasi dengan jubir-jubir PDIP juga kita juga sharing mereka tidak menunjukkan keberatan terhadap ide inj malah banyak yang menyambut baik,” ungkap Habiburokhman, Senin (6/5).
Menurutnya, PDIP juga setuju dengan adanya presidential club untuk para pemimpin negara ini agar bisa saling membagikan capaian-capaian atau prestasi selama menjabat.
Habiburokhman menegaskan bahwa dibuatnya klub presiden bertujuan untuk bangsa negara bukan untuk pribadi atau kelompok tertentu. “
Baca juga : Konsolidasi Prabowo dan Megawati Lemahkan Kekuatan Penyeimbang di DPR
“Kami yakin hati kecil para pemimpin tersebut sama semua. Kalau sudah bicara kepentingan bangsa dan negara bicara situasi saat ini kan penuh tantangan, geopolitik internasional ada ketegangan benar gak? Saya pikir tokoh-tokoh bangsa akan mengedepankan egonya masing-masing dan bisa akhirnya saling bertemu,” tegasnya.
Habiburokhman menuturkan seluruh stakeholder harus optimis meski pembentukan klub presiden ini memiliki tantangan. Hal itu lantaran hubungan Mega dengan SBY dan Jokowi dinilai kurang akur.
“Saya pikir kita semua harus optimis jangan justru kita manas-manasin wah ini gak ketemu gak bakal ketemu,” tuturnya.
“Menurut saya ya sudah lah ya, yang kemarin kita biarkan, dinamika yang kemarin terjadi memang harus terjadi tapi saat ini dan ke depan kita kedepankan persatuan kita saling mengedepankan semangat untuk merangkul, kenapa? ini bukan untuk pribadi atas kelompok masing-masing kok ini untuk bangsa dan negara,” tandas Habib. (ykb/Z-7)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved