Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem membuka pintu kerja sama dengan media asal Tiongkok, Contemporary World Magazine. Itu dilakukan dengan menjamu delegasi majalah Contemporary World Magazine dan perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (28/3).
Ketua DPP Hubungan Internasional Partai NasDem Martin Manurung mengatakan, kerja sama pihaknya dengan Tiongkok selama ini berjalan dengan baik. Menurutnya, delegasi media dari Tiongkok yang melakukan kunjungan kali ini ingin mengetahui lebih banyak persepsi publik Indonesia terhadap citra Tiongkok.
"Karena menurut mereka sebenarnya antara China dan Indonesia memiliki banyak sekali kesamaan dan banyak hal-hal menarik yang bisa di-explore lebih lanjut," kata Martin.
Baca juga : Makin Agresif, Tiongkok juga Perkuat Hubungan Bilateral dengan Suriah
Dalam pertemuan tersebut, Martin menyarankan delegasi media Tiongkok untuk meningkatkan kerja sama yang tidak melulu soal ekonomi dan bisnis. Sebab, banyak aspek lain yang dapat digali untuk memperkuat hubungan kedua negara, misalnya dari sisi budaya maupun pendidikan.
"Karena memang selama ini publik Indonesia melihat negara China lebih ke persoalan ekonomi, padahal sebenarnya banyak hal lain yang bisa di-explore dan juga untuk meningkatkan people to people relationship," terangnya.
Director General dan Editor-in-chief Contemporary World Magazine Lv Xuejun mengatakan, 2024 merupakan tahun pertukaran budaya antara orang-orang Tiongkok dan ASEAN. Salah satunya terejawantah dari kunjungan delegasi pihaknya ke NasDem Tower.
Baca juga : Majukan Pendidikan Nasional, Lamemba Kerja Sama dengan AACSB
"Kami di sini untuk mengeksplorasi pilihan baru terkait kerja sama media untuk mendorong hubungan bilateral (antara Tiongkok dan Indonesia)," katanya.
Menurutnya, Contemporary World Magazine selalu menjadi pendukung yang kuat untuk hubungan bilateral. Oleh karena itu, pihaknya berharap kunjungan ke NasDem dapat mendorong terciptanya kerja sama yang lebih baik di masa depan.
Dalam kesempatan yang sama, Counsellor Kedutaan Besar Tiongkok Zhang Ke menyampaikan rasa terima kasih pihaknya kepada NasDem yang telah menerima delegasi Tiongkok kali ini. Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada NasDem yang mampu meraih kursi di parlemen lebih banyak dalam Pemilu 2024 ketimbang Pemilu 2019 lalu.
Selain Lv Xuejun dan Zhang Ke, delegasi Tiongkok lain yang berkunjung ke NasDem Tower adalah Deputy Director Education Commission of Haidian District, Beijing, Hu Jianguang; Deputy Director of General Editorial Office, Contemporary World Magazine, Wei Dandan; editor dan jurnalis Contemporary World Magazine, Gao Lianjia; serta Third Secretary Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, Qian Shennan.
Adapun pihak NasDem diwakili Martin, Sondang Tampubolon, serta Agus Maulana dari DPP Hubungan Internasional, serta Ketua Media Center NasDem Dadi Sumaatmaja dan staf fraksi NasDem pada DPR RI Eriko Silaban. (Tri/Z-7)
Jubir NPC Tiongkok Lou Qinjian tegaskan tak ada negara boleh dominasi urusan internasional. Simak poin penting sidang parlemen Tiongkok 2026 di sini.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
BPSĀ melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Benarkah gerhana bulan tanda bencana? Simak 5 mitos gerhana bulan dari berbagai budaya dunia, mulai dari naga langit hingga jaguar, serta fakta astronominya.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved