Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Mahfud MD menyebut dinamika yang terjadi pada masa pemilihan umum (pemilu) adalah hal biasa. Mahfud juga mengaku tidak mendapat ancaman atau melihat kekhawatiran apapun. Itu disampaikan Mahfud merespons keresahan yang digaungkan oleh sejumlah tokoh bangsa terkait pelaksanaan Pemilu 2024.
"Kalau saya biasa saja. Saya sudah ikut pemilu sejak 1973. Saya sudah melihat dan setiap saat saya selalu mengikuti perkembangan. Ya biasa saja pergolakan begitu," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/1).
Mahfud menekankan pemilu bisa berjalan adil dan jujur apabila aparatur sipil negara (ASN) menjaga profesionalitas. TNI, Polri dan ASN harus bisa netral.
Baca juga: Alami Peretasan Instagram, Mahfud Anggap Hal Biasa
"Jadi tidak ada ancaman apa-apa. Yang penting Polisi, TNI, ASN tetap profesional semaksimal mungkin," imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, para tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menggaungkan keprihatinan terhadap proses pemilu kali ini. Beberapa di antara tokoh itu adalah Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Franz Magnis-Suseno, Gomar Gultom, Omi Komariah Madjid, Karlina Rohima Supelli, Makarim Wibisono, Lukman Hakim Saifuddin, Komaruddin Hidayat, Erry Riyana Hardjapamekas, dan Alissa Wahid. (Z-11)
Baca juga: Sulit untuk Makzulkan Jokowi
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved