Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengaku tidak resah dengan beberapa hasil survei elektabilitas yang menempatkan dirinya dan Ganjar Pranowo di urutan paling tidak populer. Menurutnya hasil survei tidak bisa dijadikan patokan untuk memprediksi kemenangan dalam pemilu.
"Tiidak itu tidak menjadi masalah saya dan Mas Ganjar. Kami tidak pernah memikirkan survei karena ada faktor lain. Dulu juga pernah Jokowi diramalkan kalah pada 2019 oleh survei yang sama sampai ada julukan Jokowi game over. Dua minggu sebelum pemilihan 2019 ternyata Jokowi menang pada 2019 survei-survei salah semua. Survei itu kalau salah jawabnya itu kan potret hari itu hari ini lain," jelasnya, Selasa (2/1).
Dengan pengalaman tersebut Mahfud menyatakan tidak tidak pernah terikat dengan hasil survei sebab ada faktor lain yang utama dan menjadi penentu.
Baca juga : Ganjar Janjikan Harga Daging Murah Bila Menangi Pilpres 2024
Pertama sikap rakyat tidak bisa ditebak dan bisa berubah secara tiba-tiba khususnya pada hari pencoblosan. Selain itu Mahfud meyakini faktor penentu lainnya yakni Tuhan sebab Indonesia adalah negara berketuhanan.
Baca juga : Ganjar akan Alokasikan Rp4 Triliun untuk Insentif Guru Agama
"Rakyat kadang kala menyembunyikan pilihannya dan bisa berubah tiba-tiba. Pada saat hari pencoblosan kembali ke hati nuraninya, menurut hati nurani saya ini yang saya pilih biasanya berubah di hari itu, dan itu selalu terjadi termasuk dulu Pilkada Jakarta juga semua orang bilang Foke (Fauzi Bowo) yang menang tapi kalah juga surveinya yang salah," paparnya.
Mantan hakim MK yang ditemui di Jakarta Selatan ini menekankan koalisi pendukungnya tidak resah sama sekali dengan hasil survei yang dinilai cenderung berpihak terhadap salah satu paslon.
"Saya cuma melihat kalau ada orang resah. Kalau saya tidak, lihat aja nanti pembuktiannya pengadilan rakyat yang sesungguhnya pada 14 Februari sekarang ya diam-diam saja. Nanti pada saat hati nurani akan memilih," tukasnya.
Sebelumnya politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aria Bima menyoroti hasil-hasil survei yang sekarang tidak menjadi alat untuk merekam realitas di publik. Menurutnya survei justru menjadi media untuk menggiring opini publik.
Salah satu hal yang dilihatnya adalah desain hasil survei yang menggiring untuk terjadinya satu putaran pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Dengan memenangkan salah satu pasangan calon. (Z-8)
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved