Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSEP negara kesejahteraan dianggap sebagai sebuah tragedy of the commons. Imam Syadzli dari Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci) mengungkapkan, orang saling berebut manfaat dari program-program kesejahteraan, namun enggan bertanggung jawab dalam penyediaannya.
Demikian disampaikan Imam yang bertindak sebagai salah satu pembicara dalam peluncuran dan diskusi buku Setelah Negara Kesejahteraan (2023) di Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Jakarta, Jumat (22/12).
Baca juga: Boleh Kritik Presiden bukan Berarti Demokrasi Baik-baik Saja
Sementara, aktivis Students For Liberty Raina Salsabila mengajak anak muda kritis terhadap ide negara kesejahteraan. “Anak muda harus mempertanyakan apakah konsep kesejahteraan yang mana semua dibiayai oleh negara ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya lewat keterangan yang diterima, Minggu (24/12)
Raina menambahkan, jika segala kebutuhan masyarakat ditanggung oleh negara, ia khawatir pemerintah akan berlebihan dalam mengintervensi kehidupan warganya. “Itu berbahaya bagi demokrasi,” ungkapnya.
Baca juga:Perlu Kebijakan Radikal untuk Sejahterakan Guru
Pembicara lain dari Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (INDEKS) Nanang Sunandar menambahkan, para politisi sering mengobral janji saat berkampanye untuk mencalonkan diri di lembaga eksekutif maupun legislatif. Mereka menjanjikan program-program ala negara kesejahteraan, di mana bermacam kebutuhan masyarakat dibiayai negara.
Celakanya, Nanang, program ala negara kesejahteraan tersebut tidak hanya berbahaya bagi ekonomi, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Meski terdengar manis, ujar Nanang, janji-janji ala negara kesejahteraan merugikan masyarakat sendiri, terutama generasi yang akan datang.
Karena uang untuk memenuhi janji-janji populis ala negara kesejahteraan dibebankan pada APBN, utang negara bisa membengkak. “Dampaknya, bayi yang baru lahir sudah menanggung beban utang yang begitu banyak karena janji-janji para politisi. Generasi di masa yang akan datang diwarisi beban ekonomi oleh para politisi pengobral janji kesejahteraan” kata penerjemah buku Setelah Negara Kesejahteraan ini.
Senada dengan Nanang, ekonom Poltak Hotradero mengatakan bahwa negara demokrasi seperti Indonesia memungkinkan para politisi mengobral janji-janji populis program-program kesejahteraan demi menarik suara sebanyak-banyaknya.
Karena melibatkan uang yang besar, kata Poltak, program-program kesejahteraan menimbulkan administrasi dan birokrasi yang gemuk serta ongkos yang sangat besar. “Hati-hati dengan program yang datangnya dari atas ke bawah. Saya mendukung program yang datang dari bawah ke atas,” kata Poltak.
Poltak mewanti-wanti agar kita sebagai masyarakat tidak menyerahkan segala urusan personal kepada negara. “Saya adalah yang kritis dalam istilah negara harus hadir. Banyak hal yang perlu kita selesaikan sendiri. Kita sebagai orang yang mencintai demokrasi dan tahu kelemahan demokrasi harus cerdas,” pungkasnya. (P-3)
Setara Institute sebut penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS) sebagai alarm bahaya bagi demokrasi. Polisi didesak bongkar aktor intelektual serangan
Demokrasi menuntut semua pihak menjunjung tinggi sikap saling menghormati, termasuk ketika terjadi perbedaan pandangan.
Yusril menyatakan bahwa pembela Hak Asasi Manusia (HAM) bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara, sehingga keselamatan mereka harus dijamin oleh hukum.
SERANGAN gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatullah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi Iran telah mengguncang politik global
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved