Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyambangi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melihat Gerakan Kaos Rakyat perkumpulan relawan dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) dan organ relawan lainnya.
Ganjar yang juga datang langsung ke lokasi merespons positif gerakan kaos rakyat tersebut. Capres berambut putih itu memuji semangat para relawan yang secara sukarela membangkitkan semangat.
"Ini ya, bismillahirrohmanirahim. Oh ini jadinya sat set belakangnya tas tes. Mantap ini. Oh iya ya terima kasih, keren keren," ucap Ganjar melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (18/12).
Baca juga : Sambangi UGM, Ganjar Kenakan Pakaian Daerah Dayak
Adapun Kagama dan relawan lainnya mengorganisir lewat gotong royong partisipasi rakyat dengan sablon kaos gratis.
Baca juga : Ganjar-Mahfud Janji Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik Lewat Digitalisasi
Arya Yudha, salah satu inisiator Gerakan Kaos Rakyat mengatakan gerakan itu murni muncul secara mandiri. Dia menyebutkan bahwa Gerakan Kaos Rakyat nantinya juga akan lebih dimasifkan hingga ke seluruh penjuru negeri.
"Ini adalah sebuah gerakan muncul dari bawah yang kita namakan gerakan kaos rakyat. Nanti hal ini akan diteruskan di seluruh pelosok negeri seluruh Indonesia dengan kemandirian dan gotong royong," ujar Arya di Badai Resto, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY pada Senin (18/12/2023).
Pada kesempatan itu, turut hadir sejumlah perwakilan organ relawan dari KAGAMA dan pendukung lainnya dari DIY. Arya menjelaskan, Gerakan Kaos Rakyat akan memberikan sablon gratis di posko Jalan Melatiwetan Nomor 38, DIY.
"Ciri dari gerakan ini adalah partisipatif masyarakat. Khusus Jogjakarta nanti poskonya diawali ada di Melati Wetan nomor 38 dan gerakan ini diinisiasi Mbak Widjayanti pemilik rumah di Melatiwetan nomor 38," jelas Arya.
Adapun desain sablon gratis yang disediakan Gerakan Kaos Rakyat sebanyak sembilan desain. Antara lain bertuliskan Sat Set, Tas Tes, Ganjar Bangkit dan Salam 3 Jari. (Z-8)
MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.
CURAH hujan tinggi yang turun beberapa hari ini mengakibatkan tanah ambles dan musala roboh.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
TAWA anak-anak perlahan terdengar di sebuah sudut Kecamatan Kuta Blang, Bireuen. Di tengah rumah-rumah yang masih menyisakan jejak bencana. Penyuluh agama Islam adakan trauma healing
Relawan PNM kembali menyalurkan bantuan dan menguatkan korban banjir dan longsor di Aceh, terutama nasabah Mekaar yang masih berjuang memulihkan usaha.
Kemenhut melanjutkan pembersihan tumpukan kayu dan material limbah bencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan sejumlah titik terdampak di Sumatra Utara
BANJIR bandang yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh masih menyisakan derita panjang bagi para penyintas.
Agenda ini bertujuan mengukur sejauh mana kesiapan dan profesionalisme relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved