Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

600 Personel PMI Solo Uji Nyali dan Kompetensi di SMPN 20

Widjajadi
20/12/2025 14:49
600 Personel PMI Solo Uji Nyali dan Kompetensi di SMPN 20
Para relawan PMR Solo melakukan kegiatan simulasi kecakapan tugas tugas kemanusiaan, dalam menyambut Hari Relawan 2025.(Dok PMI Solo)

Sebanyak 600 relawan remaja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menggelar apel siaga dan uji kompetensi besar-besaran di halaman SMP Negeri 20 Surakarta, Sabtu (20/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian persiapan menyongsong Hari Relawan yang jatuh pada 26 Desember mendatang.

Mengusung tema “Solidaritas Relawan Memperkuat Aksi Lokal”, agenda ini bertujuan mengukur sejauh mana kesiapan dan profesionalisme relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan.

Kepala Markas PMI Solo, Riki Mirzam, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur relawan, mulai dari Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), hingga tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

Berbagai materi krusial diujikan dalam simulasi yang berlangsung rancak, antara lain penanganan cepat darurat medis di lapangan. Kesiapan penyediaan konsumsi skala besar saat masa darurat. Penyamaan standar pelayanan bagi PMR tingkat Madya dan Wira agar sesuai dengan standar nasional PMI.

Riki menegaskan, penguatan kapasitas relawan remaja sangat penting agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga tepat secara prosedur teknis kepalangmerahan.

"Kami menekankan penyamaan standar kompetensi. Ada tolok ukur yang jelas agar ketika terjun ke lapangan, para relawan mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang selaras dengan prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan," ujar Riki.

Melalui momentum Hari Relawan 2025 ini, PMI Solo berharap motivasi, kepedulian, dan kesiapsiagaan para relawan semakin meningkat. Keterlibatan remaja dalam aksi lokal ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana.

Kegiatan diakhiri dengan evaluasi mendalam terhadap hasil simulasi guna memastikan seluruh personel memiliki kesiapan mental dan fisik yang prima sebelum ditugaskan dalam berbagai misi kemanusiaan di wilayah Surakarta dan sekitarnya. (WJ/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik