Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Relawan PNM Salurkan Bantuan dan Dampingi Korban Bencana

Akmal Fauzi
30/12/2025 18:51
Relawan PNM Salurkan Bantuan dan Dampingi Korban Bencana
Relawan PNM Salurkan Bantuan dan Dampingi Korban Bencana(Istimewa)

SEBULAN setelah banjir dan longsor melanda Pulau Sumatera, dampak bencana masih dirasakan oleh masyarakat, terutama keluarga prasejahtera yang menggantungkan hidup dari usaha kecil. Kondisi tersebut terlihat di sejumlah wilayah terdampak seperti Aceh Tamiang, Peureulakk, Kota Langsa, Kabupaten Pidie, hingga Bireuen yang dikenal sebagai Kota Juang. Sejumlah titik dilaporkan masih mengalami dampak cukup besar dan minim bantuan.

Melihat kondisi tersebut, relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali turun langsung ke berbagai titik krusial untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Para relawan menyusuri rumah-rumah warga hingga lokasi pengungsian guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Kehadiran relawan kali ini menjadi penguat di masa pemulihan, terutama ketika sorotan publik mulai berkurang, sementara kebutuhan warga masih tinggi.

Dalam proses penyaluran bantuan di posko bencana dan sejumlah titik lainnya, relawan PNM bertemu dengan banyak nasabah PNM Mekaar yang turut terdampak bencana. Sebelum banjir dan longsor terjadi, sebagian besar dari mereka mengandalkan warung kecil atau usaha rumahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun, banjir yang datang secara tiba-tiba merendam tempat tinggal sekaligus tempat usaha. Peralatan rusak, stok dagangan habis, dan aktivitas usaha terhenti hingga kini. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan berjalan lebih lambat, terutama bagi keluarga yang bergantung pada penghasilan harian.

Selain menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari, relawan PNM juga meluangkan waktu untuk berbincang dan mendengarkan keluhan masyarakat. Di lapangan, banyak nasabah mengaku masih kesulitan memulai kembali usaha karena keterbatasan modal dan perlengkapan.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, mengatakan PNM memilih untuk kembali hadir karena dampak bencana belum sepenuhnya pulih.

“Sebulan setelah kejadian, kami melihat sendiri bahwa banyak masyarakat dan nasabah kami masih berjuang. Kehadiran relawan diharapkan bisa membantu meringankan beban sekaligus memberi semangat agar mereka bisa kembali bangkit,” kata Patria Ary dalam keterangan yang diterima, Selasa (30/12). 

Dampak bencana di Aceh Tamiang dan daerah lainnya menjadi pengingat bahwa pemulihan tidak berhenti ketika banjir surut. Bagi masyarakat kecil, dampak bencana bisa terasa panjang. 

Di tengah proses itu, kehadiran relawan dan perhatian yang berkelanjutan menjadi salah satu penopang agar warga tidak kehilangan harapan untuk dapat melanjutkan hidup. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik