Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mendatangi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, petani, budayawan, nelayan se-Sumatera Utara (Sumut), Jumat (10/11). Pertemuan digelar di daerah Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Ganjar disambut antusias dan meriah. Ia disambut tarian sambutan khas Melayu. Lalu Ganjar dipakaikan kain khas Melayu yaitu Tengkuluk dan Sampin. Ganjar juga diberikan busana khas Melayu.
Ganjar menyampaikan terima kasih atas penyambutan para warga, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga berbagai latar belakang sukarelawan yang ada di Sumut.
Baca juga: Presiden Jokowi Dinilai Sedang Mengultuskan Diri
Ganjar mengatakan kedatangannya kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November. Ia meminta agar sukarelawan meneladani semangat dan nilai-nilai kebaikan para Pahlawan Indonesia.
"Sengaja saya datang pada 10 November karena ini hari pahlawan. Biar semangat kita berkobar-kobar seperti pahlawan," ucap Ganjar.
Baca juga: Meski Dukung Prabowo-Gibran, Bobby Nasution Ingin Tetap Jadi Kader PDIP
Ganjar meminta agar para sukarelawan terus bergerak secara dor to dor menyapa warga untuk memenangkan Pilpres 2024.
"Terima kasih. Relawan sejati adalah yang ikhlas. yang bergerak yang bisa memahami situasi dan suasana keadaan kebatinan yang ada. Maka semangat kebersamaan ini tidak boleh luntur. Sumut top, solid, dukungannya kuat," tegas Ganjar.
Ganjar juga meminta para relawan tidak menyebarkan berita bohong, tidak terpancing oleh provokasi yang membuat pecah belah di masyarakat. Ganjar mengingatkan para sukarelawan untuk tidak terprovokasi oleh berita bohong dan tetap fokus pada tujuan bersama.
"Jangan mengolok-olok, jangan mencaci maki," tegas Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menyerap aspirasi soal harga pupuk yang sulit didapatkan. Mantan anggota DPR ini juga menyerap keluhan dari pada budayawan tentang fasilitas dan kurang perhatian.
Merespon hal itu, Ganjar menyampaikan akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Terkait pupuk, Ganjar menilai perlunya pembuatan pabrik pupuk, penambahan subsidi pupuk dan penyaluran pupuk yang tepat melalui satu data Indonesia. (RO/Z-7)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks cuaca di puncak musim hujan Desember-Februari, termasuk isu Squall Line.
BMKG memastikan kabar ancaman Squall Line dan badai ekstrem 31 Desember 2025–1 Januari 2026 adalah hoaks. Tidak ada peringatan resmi dikeluarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved