Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Ujang Komarudin Apresiasi Respons Cepat Seskab Teddy Hadapi Hoaks dan Disinformasi

Cahya Mulyana
23/2/2026 19:09
Ujang Komarudin Apresiasi Respons Cepat Seskab Teddy Hadapi Hoaks dan Disinformasi
ilustrasi.(MI)

MARAKNYA disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian menjadi tantangan berat bagi tata kelola komunikasi pemerintahan saat ini. Menanggapi fenomena tersebut, pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan berbagai kesalahpahaman publik merupakan respons yang positif dan krusial.

Menurut Ujang, kehadiran Seskab yang responsif sangat membantu pemerintahan Presiden dalam menetralisir tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar.

“Respon cepat dari Seskab Letkol Teddy ini membantu pemerintah menanggulangi tuduhan atau kritik yang muncul akibat salah paham. Ini adalah langkah yang baik untuk meluruskan informasi agar publik memahami persoalan secara utuh," ujar Ujang, Jakarta, Senin (23/2).

Selain menyoroti efektivitas komunikasi, Ujang juga menekankan pentingnya ketegasan pemerintah dalam menjaga standar nilai di masyarakat, terutama terkait sertifikasi halal dan kualitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, standar halal adalah harga mati yang tidak dapat dinegosiasikan.

"Kita bangsa yang merdeka dan berdaulat. Segala sesuatu yang menyangkut standar halal, kelayakan, dan kualitas harus tetap dijaga. Di sinilah nilai kepemimpinan Letkol Teddy terlihat dalam menjaga kedaulatan regulasi tersebut," tambahnya.

Meski mengapresiasi kinerja Seskab, Ujang memberikan catatan konstruktif agar pemerintah ke depan memperkuat sistem komunikasi satu pintu. Ia menyarankan adanya juru bicara khusus yang fokus menangani problematika etika dan teknis di pemerintahan.

Hal ini bertujuan agar informasi yang diterima rakyat bersifat tunggal dan akurat, menghindari tumpang tindih komentar antarpejabat di ruang publik, serta memperkuat wibawa pemerintah dalam menghadapi krisis informasi.

Langkah Letkol Teddy dalam meluruskan informasi yang simpang siur dianggap sebagai fondasi awal yang baik dalam membangun kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya