Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN oknum yang membawa-bawa nama partai sangat merugikan dan akan ditindak secara hukum. Demikian penegasan Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Servasius S Manek terkait adanya sekelompok oknum yang mengatasnamakan sayap Hanura dan mendeklarasikan dukungan kepada bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto.
Servasius menyebut Hanura merasa dizalimi. Intinya, terang dia, tidak boleh membawa nama partai untuk sesuatu yang diduga dilakukan untuk kepentingan pribadi.
Baca juga: Golkar Tetap Sodorkan Airlangga Jadi Pasangan Prabowo
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gema Hanura resmi menyatakan dukungannya kepada bacapres Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dukungan itu dideklarasikan di Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/10).
Servas menjelaskan, organisasi sayap Partai Hanura yang masuk di dalam struktur partai secara resmi hanya ada dua, yakni, Srikandi Hanura dan Laskar Muda Hanura (Lasmura). "Di luar (dua) itu, tidak diakui. Jika ada sekelompok orang yang menamakan diri ormas sayap Hanura, merupakan organisasi liar," kata dia melalui keterangannya, Rabu (11/10).
Ia mengingatkan, setiap orang yang akan mendirikan sayap partai atau sayap partai yang akan memutuskan kebijakan krusial, seperti deklarasi pilpres, harus mendapat persetujuan DPP Partai Hanura. Jika tidak, hal itu dianggap melanggar AD/ART partai. "Sekali lagi, ini (Gema Hanura) liar. Organisasi tanpa bentuk."
Dia mengimbau pendukung Prabowo yang mengatasnamakan sayap Hanura segera mencabut dan membatalkan deklarasi. Bila tidak segera mencabut dan meminta maaf, Bidang Hukum DPP Hanura akan mengambil langkah hukum terukur.
"Kepada siapa pun yang bertindak dan atas nama partai mendeklarasikan sayap dan deklarasi capres-cawapres, segera mencabutnya. Silakan deklarasi kepada calon mana pun, tapi tidak bawa nama partai," ujarnya.
Lapor polisi
Ketua LBH Partai Hanura Rudy Imanuel memastikan Gema Hanura bukan bagian dari Partai Hanura baik sebagai organisasi otonom (ortom) maupun organisasi sayap (Orsap).
Ia menegaskan, Partai Hanura yang dipmpin Oesman Sapta Odang (Oso) ini telah mendukung penuh Ganjar Pranowo sebagai bacapres 2024. Hanura tidak pernah mendukung Prabowo.
Rudy menyatakan pihaknya akan melaporkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPN Gema Hanura, Edy Syahputra ke Polresta Bandung, Jabar, hari ini (Rabu, 11/10). "Atas kerugian yang ditimbulkan oleh pemberitaan media yang dilakukan oleh Edy Syahputra, kami akan melaporkanya kepada pihak yang berwajib. Sebab, telah menyebarkan berita bohong kepada publik," tandasnya. (RO/J-2)
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah melakukan pengetatan belanja negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama masa pemerintahannya
Preaiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan rampung hingga akhir 2026.
Hingga saat ini program MBG telah menjangkau sedikitnya 60.200.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
SEBANYAK 550 foto hasil jepretan Mohammad Guntur Soekarnoputra dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Berlangsung 7 – 13 Juni 2025.
RELAWAN Ganjar Pranowo atau Ganjarist menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dilaksanakan secara serempak
Ganjar mengungkapkan bahwa bantuan dana untuk partai bisa berasal dari berbagai sumber tak hanya terbatas pada APBN.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjelaskan tiga fokus utama pada para kader PDIP yang baru terpilih sebagai kepala daerah.
KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri sidang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved