Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI masih terus melakukan pemetaan terhadap sejumlah publik figur dan selebgram yang diduga melakukan promosi judi online. Langkah tersebut dilakukan untuk memberantas praktik yang kerap menimbulkan kerugian bagi masyarakat itu.
"Saat ini kita lakukan monitoring, profiling dan pendataan terlebih dahulu," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri Adi Vivid Agustiadi Bachtiar di Jakarta, Kamis (31/8).
Sejauh ini, polisi sudah mengantongi satu nama yaitu Wulan Guritno. Wulan akan dipanggil untuk dimintai keterangan setelah mempromosikan situs judi online di media sosial. Namun, waktu pemanggilannya belum ditentukan.
Baca juga: Influencer Promosikan Judi Online Bisa Penjara 6 Tahun dan Denda Rp1 Miliar
"Yang jelas belum pada minggu ini," singkatnya.
Berdasarkan penelusuran, Adi mengatakan video promosi Wulan Guritno dibuat pada 2020. Sampai saat ini, situs yang dimaksud masih beroperasi.
Baca juga: Ultimatum Influencer yang Promosikan Judi Online, Polri: Akan Ditindak Pidana
"Kami akan lakukan klarifikasi, kita panggil yang bersangkutan seperti tadi disampaikan kita lihat unsurnya terpenuhi atau tidak," sebutnya.
Lebih lanjut, Adi pun mengimbau kepada seluruh artis dan influencer untuk berhenti mempromosikan judi online. Jika tetap dilakukan, mereka bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
"Terkait masalah influencer bisa kenakan UU ITE, Pasal 45 Ayat 2, Juncto 27 Ayat 2 dengan ancaman enam tahun penjara dan denda sekitar Rp1 miliar," imbuhnya. (Z-11)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mencatat penurunan signifikan dalam aktivitas judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Perputaran dana judi online (judol) di Indonesia menunjukkan tren penurunan sepanjang 2025.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Pelaku kejahatan siber menyuntikkan tautan tersembunyi di situs web terpercaya untuk memanipulasi peringkat pencarian, sering kali menautkan ke konten ilegal seperti pornografi atau judi.
Sejumlah oknum aparat di Polda Sumut, Polresta Deliserdang dan Polres Sergai diduga menerima setoran rutin mingguan dan bulanan.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Sepanjang 2025, PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 35,6 juta laporan.
Penurunan drastis ini, memiliki dampak sosial yang besar karena secara langsung menyelamatkan jutaan masyarakat dari kerugian finansial akibat perjudian.
Kunci keberhasilan Erwin Erlani lepas dari jerat judol adalah keberanian untuk merelakan kerugian fantastis tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved