Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

7 Tanda Kecanduan Judi Online dan Dampaknya pada Otak Menurut Ahli Psikiatri

 Gana Buana
12/3/2026 18:54
7 Tanda Kecanduan Judi Online dan Dampaknya pada Otak Menurut Ahli Psikiatri
Tanda Kecanduan Judi Online.(Dok. Freepik)

JUDI online kini bukan lagi sekadar isu sosial, melainkan ancaman kesehatan mental yang nyata. Banyak orang terjebak dalam lingkaran setan ini tanpa menyadari bahwa otak mereka telah mengalami perubahan fungsi secara biologis.

Berdasarkan klasifikasi medis internasional, kecanduan judi telah dikategorikan sebagai gangguan perilaku yang memerlukan penanganan serius.

Mengenal Tanda Kecanduan Judi Online Menurut Medis

Dokter spesialis psikiatri subspesialis psikiatri adiksi dari RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Kristiana Siste, menjelaskan bahwa tanda utama kecanduan adalah kehilangan kontrol. Merujuk pada International Statistical Classification of Diseases 11th Revision (ICD-11) oleh WHO, berikut adalah ciri-cirinya:

  • Kehilangan Kontrol: Tidak mampu berhenti meski sudah menghabiskan waktu berjam-jam (bisa mencapai 18 jam sehari).
  • Prioritas Utama: Menomorduakan pekerjaan, keluarga, dan kebutuhan dasar demi berjudi. Bahkan sering kali menepi di tengah perjalanan hanya untuk mengecek situs judi.
  • Eskalasi Perilaku: Terus meningkatkan nilai taruhan meskipun sudah mengalami kerugian nyata secara finansial maupun sosial.

Mekanisme Dopamin: Mengapa Otak Terjerat Judi Online?

Salah satu penyebab utama sulitnya melepaskan diri dari judi online adalah manipulasi sistem reward di otak. Permainan seperti judi slot dirancang dengan visual warna-warni dan suara kemenangan yang memicu lonjakan zat kimia bernama dopamin.

Lonjakan dopamin saat menang judi jauh lebih tinggi dan intens dibandingkan aktivitas sehat seperti berolahraga atau makan enak. Hal ini menciptakan memori kuat di otak bahwa judi adalah sumber kebahagiaan utama, yang memicu perilaku adiktif mirip dengan penyalahgunaan narkoba.

Ilusi Kendali dan Bias Kognitif

Pecandu sering kali terjebak dalam "Ilusi Kendali", di mana mereka merasa memiliki keahlian (skill) untuk memenangkan permainan, padahal hasilnya murni berdasarkan peluang atau algoritma mesin.

Istilah seperti "jam gacor" sering menjadi jebakan psikologis yang membuat pemain terus bertahan di depan layar dalam waktu lama.

Dampak Sosial dan Kriminalitas

Jika tidak segera ditangani, kecanduan judi online dapat mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal.

"Tidak mengenal uangnya sudah habis, dia akan mati-matian mencari uang buat bermain judi, termasuk mencuri atau mengambil barang orang lain," tegas dr. Kristiana.

Gejala Psikologis Gejala Perilaku
Gelisah saat tidak bermain Menarik diri dari pergaulan sosial
Merasa judi adalah solusi finansial Mengabaikan waktu tidur (begadang)
Munculnya rasa bersalah yang dalam Meminjam uang secara impulsif

Kesimpulan

Kecanduan judi online adalah gangguan medis yang nyata dan berisiko tinggi merusak tatanan hidup seseorang.

Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda di atas, segera konsultasikan dengan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiatri adiksi untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum dampak yang ditimbulkan semakin parah. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya