Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem, H Ayep Zaki, mengapresiasi pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh di Istana (17/7). Kedua tokoh besar itu memiliki semangat yang sama untuk membawa perubahan lebih baik.
"Secara pribadi mereka berdua bersahabat, dua tokoh ini juga punya keinginan yang sama membangun Indonesia ke arah yang terbaik, baik dari Pak Jokowi hari ini maupun juga Pak Surya Paloh selaku pemimpin pimpinan Partai NasDem dengan gagasan perubahan dan restorasinya," kata Ayep, Senin (24/7).
Selaku kader partai yang dipercaya masuk ke perhelatan Pileg DPR RI di Dapil Jawa Barat IV wilayah Sukabumi Raya, Ayep merasa semakin tertantang untuk terus mengedepankan semangat fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan, begitu juga dalam menata kebaikan untuk bangsa ini.
Kendati demikian proses penataan kebaikan itu sudah digelutinya jauh hari sebelum memutuskan terjun ke gelanggang politik sebagai kader NasDem. Pria asal Sukabumi itu sudah mengimplementasikan kegiatan-kegiatan penataan kebaikan yang semangatnya juga dimiliki Presiden Jokowi dan Surya Paloh.
Dia mengibaratkan dari satu lidi kemudian bertambah menjadi dua, tiga, hingga ratusan bahkan ribuan lidi yang kemudian diikat dan bisa untuk menyapu dan bekerja agar Indonesia bisa semakin sejahtera, adil dan makmur seperti harapan semua rakyat Indonesia.
"Karena ilmu, pengetahuan, waktu, tenaga, kesehatan, dan rizki yang saya miliki adalah untuk pengabdian untuk bangsa ini," tegasnya.
Ia berharap bisa terus bekerja bersama-sama menyapu bersih tanpa sisa kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan yang mungkin masih ada pada bangsa ini. Peningkatan sumber daya pertanian, perikanan, SDM, dan sumber daya alam harus dilakukan.
Itu sebabnya sebagai salah satu tokoh penggerak ekonomi kerakyatan yang sudah berkeliling ke seluruh provinsi di Indonesia, diwujudkan sebagai pembina titik-titik UKM pertanian. Kendati demikian dia merasa ruang lingkupnya masih amat kecil dan berharap dengan kerja bersama dapat semakin besar.
"Di musim kemarau seperti sekarang ini pun kita masih bisa memanfaatkan lahan, terutama kalau di wilayah tersebut ada sumber air. Dengan teknologi yang ada hal itu bisa diatasi. Artinya luas Indonesia yang mencapai 195 juta hektare sekian persennya kita bisa tanami untuk kebutuhan hidup umat manusia di muka bumi," ungkapnya.
Menurut dia keberagaman agama suku hingga budaya merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Hal itu bisa digunakan untuk kebaikan bersama dan menghancurkan kemiskinan serta kebodohan demi tegaknya keadilan di Indonesia tercinta. (RO/O-2)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved