Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menempatkan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir sebagai salah satu menteri yang memiliki elektabilitas tertinggi untuk maju sebagai cawapres.
Adapun hal itu tercermin dari survei yang IPI lakukan pada Minggu (4/6/2023) menurut kategori demografi dan wilayah.
Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Erick r unggul di kalangan masyarakat akar rumput dengan kategori pekerjaan petani, peternak dan nelayan.
Baca juga: Sosok Erick Thohir Akan Beri Keuntungan Bagi Prabowo di Pilpres 2024
Tak hanya itu, Erick juga menjadi yang favorit di kalangan pemilik toko atau grosir, wiraswasta, dan pengusaha hingga kontraktor.
Erick Thohir dan Ridwan Kamil Pantas Jadi Cawapres
“Hal ini menunjukkan Erick Thohir dan Ridwan Kamil dianggap paling pantas sebagai calon wakil presiden,” ungkap Burhanuddin Muhtadi dalam acara daring berjudul "Saling Salip Elektabilitas Capres & Cawapres Jelang 2024", baru-baru ini.
Merujuk survei IPI di kategori demografi dan wilayah, masyarakat yang mempunyai pekerjaan seperti wiraswasta, pengusaha, kontraktor hingga memiliki toko/grosir mendukung Erick sebagai cawapres dengan angka 23,7.
Kemudian tak hanya itu, para petani, peternak dan nelayan juga memberikan dukungan pada Erick dengan total persentase mencapai 19,1.
Baca juga: Pendukung Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019 Bersatu Dukung Erick Thohir Cawapres
Pada pekerjaan lainnya, Erick masih tetap unggul dari cawapres lainnya. Untuk sektor pekerjaan pegawai, guru/dosen hingga profesional, Erick Thohir mendulang suara hingga 18,2, sedikit di atas Mohammad Mahfud MD yang mengantongi 16,8.
Namun, Erick harus mengakui elektabilitas cawapres lainnya untuk pekerjaan seperti buruh kasar, hingga pedagang kecil.
Di sektor ini, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil berhasil menempati peringkat satu dan dua, dengan perolehan angka 16,1 dan 15,3. Sementara Erick ada di posisi ketiga dengan perolehan skor 14,5.
Baca juga: Hipmi Nilai Elektabilitas Erick Wajar Meningkat karena Berkinerja Baik
Adapun langkah yang Erick lakukan untuk UMKM tergolong pesat. Ia menegaskan jika saat ini Kementerian BUMN terus memberikan dukungan untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia yang harus dijaga,” kata Erick Thohir beberapa waktu yang lalu.(RO/S-4)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Karena itu, setiap kebijakan yang dikeluarkan Gus Yahya tidak lagi memiliki legitimasi.
Cucun menegaskan pihaknya enggan terlibat dalam urusan internal PBNU.
Kasus Hasto justru menjadi bagian dari pembelajaran politik.
Diyakini ketua umum PSI di masa mendatang tidak jauh dari keluarga Jokowi.
WAKIL Ketua Umum PSI, Andy Budiman mengatakan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dapat kembali mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum
ORMAS pendiri Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), akan melaksanakan musyawarah besar (Mubes) pada 29-31 Agustus 2025 di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved