Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOALISI Masyarakat Sipil Kawal Keterwakilan Perempuan menilai representasi perempuan sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota masih minim. Tim seleksi atau timsel dianggap tidak serius menerapkan kebijakan afirmasi selama proses seleksi anggota KPU.
Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia Hurriyah selaku perwakilan Koalisi mengungkap hasil proses seleksi anggota 20 KPU provinsi dan 118 KPU kabupaen/kota. Sebanyak 37 perempuan atau 18,32% bakal mengikuti uji kelayakan dan kepatutan oleh KPU.
Angka itu jauh lebih rendah dibanding laki-laki yang jumlahnya 165 orang. Sementara di 118 KPU kabupaten/kota, perempuan yang berhak mengikuti tahap selanjutnya hanya berjumlah 197 orang atau 16,77%, sedangkan laki-lakinya sebanyak 978 orang.
"Terdapat dua KPU provinsi yang tidak meloloskan satupun perempuan pada tahap wawancara dan kesehatan, yaitu Bengkulu dan Jambi," ungkap Hurriyah melalui keterangan tertulis, Jumat (12/5).
Baca juga: Viral Video Hasil Pemilu 2024 Sudah Jadi, KPU: Mengada-ada
Sementara itu, enam KPU kabupaten/kota yang tidak meloloskan perempuan adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Muko-Muko, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Buton Tengah.
Untuk memastikan minimal 30% keterwakilan perempuan dalam komposisi anggota KPU provinsi dan kabupaten/kota, Koalisi mendorong KPU untuk memastikan bahwa proses uji kelayakan dan kepatutan dilakukan secara transparan dan inklusif.
Hurriyah mengingatkan KPU bahwa ada kebijakan afirmasi yang digariskan dalam Pasal 28H ayat (2) UUD 1945, Pasal 10 ayat (7) dan Pasal 92 ayat (11) UU 7/2017 tentang Pemilu, dan PKPU Nomor 4/2023.
Baca juga: KPU Terima Aduan Masyarakat soal Daftar Pemilih Sementara
Koalisi, lanjutnya, merekomendasikan KPU untuk memberikan perhatian lebih dan membuat kebijakan khusus afirmasi perempuan dalam uji kelayakan dan kepatutan untuk provinsi yang belum memiliki keterwakilan perempuan, misalnya Kalimantan Tengah, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Selain itu, Koalisi juga merekomendasikan KPU RI untuk merevisi PKPU Nomor 4/2023 dengan memasukkan aturan tentang teknis afirmasi keterwakilan perempuan pada tahap seleksi. Itu dapat dilakukan dengan memperpanjang tahapan pendaftaran jika pendaftar perempuan belum mencapai 30%. (Z-6)
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Keterwakilan perempuan di Pimpinan AKD penting untuk memastikan proses legislasi dan pengawasan berjalan dengan perspektif yang lebih inklusif.
Putusan MK ini bukan sekadar kemenangan bagi kaum perempuan, tetapi sebuah langkah konstitusional menuju demokrasi yang lebih setara dan berkeadilan.
Cak Imin mengatakan salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui dua hal yaitu pendidikan dan pemberdayaan. Pemerintah meluncurkan program Sekolah Rakyat
Keterwakilan perempuan harus menyentuh posisi strategis agar memiliki daya kendali dalam proses legislasi.
Komitmen konstitusi soal kuota perempuan belum dijalankan dengan konsisten, terutama setelah aturan afirmasi di parlemen sempat dihapuskan.
Bentuk aduan yang diterima mulai dari down server pada jalur afirmasi, persoalan Kartu Keluarga, hingga penambahan nilai prestasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved