Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dua pekan terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring dua kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT). Mereka Bupati Meranti Muhammad Adil dan Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
Adil terjerat dalam tiga kasus dugaan korupsi, salah satunya mempersiapkan logistik pilkada dan Pemilu 2024. Sedangkan Yana terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV dan jaringan internet untuk program Bandung Smart City.
Penangkapan kepala daerah itu menjadi sebuah ironi dan disayangkan semua pihak. Tidak hanya kepala daerah, dalam sebulan terakhir sejumlah aparatur sipil negara (ASN) ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi.
Baca juga: KPK Telisik Kemungkinan Kantor Bupati Meranti Digadaikan
Lalu, bagaimana cara mengatasi kondisi yang sudah menjamur ini. Publik pernah dihebohkan mengenai usulan menaikkan gaji dan tunjangan kinerja (tukin) para pejabat yang dianggap masih terlalu kecil. Kenaikan itu diharapkan menekan kasus korupsi.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin menyatakan usulan tersebut tidak dapat mengatasi masalah sepenuhnya. Sebaliknya, kenaikan itu dapat meningkatkan sikap serakah pada pejabat.
Baca juga: Tidak Jujur Melaporkan LHKPN, Kemenpan-RB : Sanksi Bisa Diterapkan
“Sebenarnya bisa saja. Logis, menaikkan gaji pejabat itu akan mengurangi korupsi. Tapi itu punya persentase yang sangat kecil. Yang paling besar dan penting adalah tata kelola yang baik,” ungkap Boyamin kepada Media Indonesia, Minggu (16/04).
“Yang penting, itu (tata kelola yang baik). Karena apa, gaji lebih tinggi, pun, belum tentu membuat pejabat kita tidak korupsi. Malah, bisa jadi lebih serakah, gitu. Kita ini nggak ada positif-positifnya dengan teknik apapun,” lanjutnya.
Boyamin menambahkan, banyak kasus korupsi terjadi atas penyalahgunaan wewenang dalam proyek pengadaan barang dan jasa melalui proses tender dan sistem pemerolehan perizinan melalui pemerintah.
Dalam beberapa kasus, proyek yang ditawarkan kepada pihak swasta, diumumkan dalam waktu yang sangat singkat, dengan syarat yang susah. Hal ini, agar pihak yang sengaja sudah dipilih dan melalui proses kongkalingkong, dapat memenangkan tender.
“Kalau tender yah, jauh hari sebelumnya diumumkan kepada khalayak, tidak mendadak, syaratnya mudah, dan kemudian betul-betul terjadi kompetisi. Sehingga harga yang terbentuk murah dan tidak perlu sogok-sogokan, kan begitu,” tukasnya.
Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Groningen Erik Dietzenbacher mengungkapkan langkah meningkatkan gaji pejabat dan aparatur, tidaklah tepat untuk membasmi korupsi.
Menurutnya, langkah ini menghabiskan banyak sumber daya, dan bersifat egoistis. Lebih lagi, birokrasi nantinya akan diisi agen korup, alih-alih pelayan sipil yang baik. (Z-3)
KPK menanggapi peluang pengembalian 57 mantan pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) 2021 setelah Komisi Informasi Pusat memerintahkan BKN membuka hasil tes.
TERNYATA fenomena honorer tidak hanya terdapat di lingkungan guru di persekolahan, di lingkungan perguruan tinggi pun telah lazim terjadi.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Ia pun berharap masyarakat tidak mudah lupa dan tetap kritis dalam menilai perilaku pejabat publik, terutama menjelang kontestasi politik pada 2029 mendatang.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat negara agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. ia tidak akan segan menindak tegas
Pejabat di sektor eksekutif paling banyak belum menyerahkan LHKPN. Total, ada 81.344 dari total 333.734 penyelenggara negara.
DPR sebatas mengevaluasi dan merekomendasikan terkait hasil evaluasi tersebut ke instansi yang berwenang. Bisa Mahkamah Agung (MA) bahkan Presiden
PRESIDEN Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, (22/1)
PENELITI sekaligus Direktur Lembaga Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Network DJA, Adjie Alfaraby memaparkan data golongan putih (golput) yang mengalami kenaikan pada Pilkada 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved