Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa upaya penyelamatan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Keselamatan kapten asal Selandia Baru itu, ucap Jokowi, wajib menjadi prioritas utama.
“Tadi malam kita rapat internal, salah satunya membahas itu yang paling penting dengan penuh kehati-hatian agar keselamatan tetap menjadi yang utama,” ujar Jokowi selepas meresmikan Gedung Youth Creative Hub di Jayapura, Papua, Selasa (21/3).
Kepala Negara mengaku telah membahas perihal upaya penyelamatan Philip Mehrtens dalam rapat internal yang juga dihadiri Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Selain itu, dibahas juga langkah-langah teknis mengenai penegakan keamanan di Papua khususnya wilayah Papua Pegunungan yang menjadi daerah rawan
Baca juga: Penyanderaan Pilot Susi Air, TNI Masih Mengutamakan Negosiasi
“Tadi malam sudah kita bicarakan mengenai itu nanti ditanyakan ke kapolri atau panglima,” imbuh mantan wali kota Surakarta itu.
Panglima TNI Yudo Margono menjelaskan seluruh prajurit yang berada di Papua memiliki tugas operasi penegakan hukum untuk membantu Kepolisian RI. Ia juga memastikan tidak akan ada penambahan pasukan di Papua.
Baca juga: Tokoh Muda Papua: Musuh Masyarakat Papua yaitu KKB dan Elite Koruptor
“Tetap seperti yang sekarang ini tergelar, baik yang organik maupun yang didatangkan dari luar Papua," tutur Yudo. (Z-11)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved