Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH kembali berkomitmen untuk bisa memberantas mafia tanah. Menko Polhukam Mahfud MD mengakui bahwa hingga saat ini, praktik mafia tanah masih terus terjadi.
"Permainan (mafia tanah) terus terjadi. Kita mau menyelesaikannya," ujar Mahfud dalam rapat yang disiarkan akun YouTube resmi, Kamis (19/1).
Lebih lanjut, dia menegaskan mafia tanah seringkali bertindak lebih cepat, serta mengalahkan langkah pemerintah yang berbenturan dengan aturan hukum. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah dalam beberapa rapat kabinet, membahas tentang pengadilan tanah yang berbeda dari pengadilan biasa.
Baca juga: Masyarakat Harus Bersatu Melawan Mafia Tanah
"Beberapa kali rapat di sidang kabinet ya kita mencoba 'mengintodusir'. Mungkin kita perlu pengadilan tanah, yang hukum acaranya, eksekusinya, inkrahnya dan sebagainya, itu berbeda dengan hukum biasa," pungkas Mahfud.
Pemerintah dikatakannya mendesain bahwa putusan yang dikeluarkan pengadilan tanah akan tetap oleh pengacara pada umumnya. Kegandaan sertifikat tanah masih menjadi masalah utama pertanahan di Indonesia, yang kerap berujung ke gugatan pengadilan.
Baca juga: Menteri ATR/BPN Diminta Bikin Posko Aduan Mafia Tanah
"Ada tanah sudah berpindah ke seseorang, yang mengalihkan lurahnya sudah mati, lurahnya masih hidup, camatnya yang mati, camatnya masih hidup. Berkasnya sudah hilang, karena kantor kecamatannya pindah dan seterusnya. Begitu banyak masalah tanah di negeri ini," imbuhnya.
Menurut Mahfud, para mafia sering memanfaatkan tanah yang sudah tidak terurus. Meski bersertifikat, tanah tersebut kerap diserobot oleh mafia tanah, sehingga menghilangkan hak masyarakat.
"Karena tidak diurus, diserobot, sekarang mau dipakai, ternyata dipakai orang lain. Mungkin di luar sana, masyarakat dengan sertifikat hak atas tanah, dikuasai oleh masyarakatnya, tetapi tidak punya bukti kepemilikan yang sah," tutup Mahfud.(OL-11)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD berpendapat, posisi Indonesia semestinya berempati terhadap Iran.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Imparsial kritik penggunaan aparat TNI/Polri dalam konflik agraria. Annisa Yudha desak pendekatan perdata dan mediasi guna cegah kriminalisasi warga lokal.
MANTAN Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla geram lahannya seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dicaplok orang.
KASUS sengketa lahan di Makassar yang menyeret nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menguatkan persoalan serius mengenai praktik mafia tanah dan tumpang tindih administrasi pertanahan di Indonesia.
KUASA hukum NV Hadji Kalla, H. Hasman Usman, secara terang-terangan membantah pernyataan Bos Lippo James Riady yang disebutnya sebagai upaya cuci tangan dalam sengketa lahan 16 hektare.
KETUA Umum Barisan Pemuda Rakyat (Badar) Sumatra Selatan Hari Azwar meminta agar Komisi III DPR RI tidak terkecoh dan jernih dalam menilai mafia tanah yang seolah menjadi korban.
Aparat penegak hukum lainnya agar menindak tegas para mafia tanah tanpa harus menunggu desakan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved