Senin 02 Januari 2023, 14:56 WIB

KPK Fokus Buktikan Dugaan Suap dan Gratifikasi di Kasus Lukas Enembe

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Fokus Buktikan Dugaan Suap dan Gratifikasi di Kasus Lukas Enembe

Dok. Lukas Enembe
Pemeriksaan Lukas Enembe oleh KPK.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menyelesaikan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Pencarian bukti dan pemeriksaan saksi terus dilakukan.

"Sejauh ini penyidikan masih fokus pada pembuktian dugaan suap dan gratifikasi," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, hari ini.

Meski begitu, KPK tidak menutup kemungkinan kasus itu bakal berkembang. Apalagi, Lembaga Antikorupsi belakangan sibuk menelusuri aset Lukas.

Penelusuran aset biasanya identik dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penelusuran aset hasil korupsi itu penting untuk pemulihan kerugian negara.

"Namun dalam upaya optimalisasi asset recovery, tiap penanganan perkara oleh KPK kami pastikan juga selalu dikembangkan pada penerapan pasal maupun undang-undang lainnya. Termasuk TPPU," ucap Ali.

Baca juga: KPK Dalami Dugaan Aliran Duit AKBP Bambang Kayun ke Bareskrim

Sebelumnya, KPK menelisik apartemen yang pernah ditempati Gubernur Papua Lukas Enembe di Jakarta. Hal itu didalami melalui saksi dari pihak swasta Kiki Otto Kurniawan yang diperiksa pada Kamis, 29 Desember 2022.

"Saksi hadir dan didalami soal pengetahuan saksi diantaranya mengenai status apartemen di Jakarta yang menjadi tempat tinggal tersangka LE (Lukas Enembe) dan keluarganya," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 30 Desember 2022.

Ali belum membeberkan lokasi persis apartemen tersebut. Informasi itu masih dirahasiakan untuk kepentingan penyidikan. (OL-4)

Baca Juga

DOK MI

PKS Tegaskan Sikap Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

👤Widhoroso 🕔Jumat 27 Januari 2023, 21:50 WIB
WAKIL Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menegaskan sikap partainya mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta...
Muhammad Iqbal

Hendra Kurniawan Dituntut Tiga Tahun Penjara Dan Denda Rp20 Juta

👤Irfan Julyusman 🕔Jumat 27 Januari 2023, 21:43 WIB
JAKSA penuntut umum menuntut Hendra Kurniawan dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda sebesar Rp 20...
DOK MI.

Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Singgung Pilpres 2024

👤Valerie Augustine Budianto 🕔Jumat 27 Januari 2023, 21:38 WIB
Pertemuan sekitar satu jam tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan ibarat kangen-kangenan antara kakak dan adik yang lama tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya