Jumat 09 Desember 2022, 21:25 WIB

Seandainya MA Bisa Menyadap, Wakil Ketua: Hakim Nakal Bersih dalam Setahun

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Seandainya MA Bisa Menyadap, Wakil Ketua: Hakim Nakal Bersih dalam Setahun

ANTARA/Muhammad Zulfikar
Wakil Ketua MA Bidang Nonyudisial Sunarto saat diwawancarai awak media massa di Jakarta, hari ini.

 

MAHKAMAH Agung (MA) Republik Indonesia menyakini bisa membersihkan para aparatur yang bermasalah dalam waktu 1 tahun apabila punya kewenangan penyadapan layaknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya janji dalam waktu 1 tahun, sebanyak 17,28 persen yang berpotensi bermasalah itu kami habisin," kata Wakil Ketua MA Bidang Nonyudisial Sunarto di Jakarta, hari ini.

Sebanyak 17,28 persen aparatur yang berpotensi menimbulkan masalah tersebut, kata dia, merujuk hasil survei Indeks Integritas Nasional yang diadakan lembaga antirasuah beberapa waktu lalu. Sementara itu, 82,72 persen merupakan hasil positif yang diperoleh lembaga peradilan tersebut.

Namun, kata Sunarto, sayangnya MA tidak memiliki kewenangan atau kuasa menyadap aparatur yang berpotensi bermasalah layaknya KPK atau Polri.

"Bagaimana kami menyeberangi Selat Sunda, tetapi tidak dikasih pelampung, sementara ombaknya segitu," katanya menganalogikan.

Baca juga: Amnesty: Pelaku HAM Berat Paniai Masih Buron

Akan tetapi, di tengah keterbatasan yang ada, MA berjanji akan terus bekerja maksimal untuk memperbaiki keadaan, terutama masalah-masalah yang terjadi di lingkungan peradilan.

Meskipun baru sebatas berpotensi, MA memandang perlu antisipasi sedini mungkin terhadap aparatur di lingkungan MA. Apalagi, sesuai dengan cetak biru yang disusun lembaga tersebut, MA ingin mewujudkan badan peradilan yang berwibawa.

"Jadi, kalau pada tahun 2035 ada (hakim) yang kena operasi tangkap tangan lagi atau melanggar hukum, cetak biru itu gagal," katanya.

Oleh karena itu, eks Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Gorontalo tersebut mengatakan perlu kerja keras agar sebanyak 17,28 persen atau sekitar tujuh hakim dari 47 hakim agung di MA terus diingatkan supaya tidak menimbulkan masalah seperti terlibat kasus korupsi.(Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/ Moh Irfan

KPU Imbau Peserta Pemilu 2024 Tak Gunakan Dana Kampanye Ilegal

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 29 Januari 2023, 15:06 WIB
KPU mengimbau peserta Pemilu 2024 untuk tak gunakan dana kampanye ilegal. Komisioner KPU RI Idham Holik mengemukakan akan ada sanksi pidana...
dok.Ant

Tirta Lunggana Keluar Dari Kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 14:24 WIB
KADER Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Guruh Tirta Lunggana menyatakan telah mengundurkan diri...
dok.humas ppp

Harlah ke-50 PPP Cilegon Meriah, Mardiono Yakin PPP Bangkit

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 14:20 WIB
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meyakini partainya akan bangkit di Pemilu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya