Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung seluruh calon presiden (capres) yang akan berlaga dalam pemilu presiden (pilpres) 2024.
Selain dukungan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Ahmad Ali menuturkan dukungan juga diberikan Jokowi kepada Anies Baswedan yang merupakan capres NasDem untuk 2024.
"Dukungan yang disampaikan Pak Jokowi dalam kapasitas sebagai kepala negara dan presiden adalah memberikan dukungan kepada semua orang. Ketika dia sedang bersama-sama Pak Anies atau Airlangga pasti juga beliau akan menyatakan hal yang sama, mendukung siapapun anak bangsa," kata Ali ketika ditemui pascamembuka rangkaian NasDem UMKM Trade Show (NUTS) dalam rangka hari ulang tahun (HUT) NasDem ke-11, Rabu (9/11).
Baca juga: Beri Sinyal Dukung Prabowo, Jokowi: Yang Menentukan Tetap Rakyat
Ali menuturkan dukungan Jokowi kepada salah satu capres tidak dipandang secara sempit. Dukungan Jokowi kepada Prabowo selaku capres dari Gerindra perlu disikapi sebagai dukungan dari seorang negarawan di luar dukungan Jokowi secara personal.
"Karena kalau kita terjemahkan sebagai dukungan personal itu berbahaya buat Pak Jokowi, nanti orang bisa menafsirkan Pak Jokowi berarti tidak mendukung calon dari partai dia PDIP, sementara PDIP belum menentukan calonnya," tuturnya.
Ali meyakini Jokowi tidak akan membatasi siapapun yang berbeda dalam kontestasi Pilpres 2024. Sebagai kepala negara, Jokowi, dikatakan oleh Ali, memang wajib memberikan dukungan kepada seluruh anak bangsa.
"Kondisi beliau sebagai kepala negara harusnya kita terjemahkan itu," pungkasnya.(OL-5)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved