Senin 31 Oktober 2022, 14:32 WIB

Susi Diduga Berbohong terkait dengan Sosok Ibu Anak Keempat Sambo

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Susi Diduga Berbohong terkait dengan Sosok Ibu Anak Keempat Sambo

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso (tengah)

 

PEKERJA rumah tangga (PRT) di rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo, Susi, dicecar pertanyaan soal anak keempat Putri Candrawathi yang berusia 1,5 tahun. Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa mulanya bertanya jumlah anak Putri yang dijawab oleh Susi sebnayak empat.

"Pertama Trisha Sambo, kedua Tribrata Sambo, ketiga Datia Sambo, keempat Arka," aku Susi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10).

"Anaknya (Arka) siapa yang melahirkan? Ibunya siapa yang lahirkan?" tanya Wahyu.

Menurut Susi, Putri lah yang melahirkan Arka. Kendati demikian, Wahyu menuding bahwa Susi berbohong. Ia lantas memperdalam soal sosok yang melahirkan Arka. Susi sempat terdiam sebelum menjawab lagi pertanyaan Wahyu.

"Saudara bohong. Saudara sudah disumpah lo. Saudara jangan bohong, siapa yang lahirkan (Arka)?" cecar Wahyu.

Baca juga: Hakim Duga PRT Sambo Banyak Bohong, Ancam Pidanakan

Susi pun tetap pada keterangannya bahwa yang melahirkan Arka adalah Putri. Mendengar jawaban itu, Wahyu kembali mempertanyakan kapan Arka dilahirkan yang dijawab Susi 23 Maret 2021. Namun, Susi mengaku tidak mengetahui di mana Arka dilahirkan.

"Saudara tahu tanggal lahirnya tapi saudara enggak tahu lahirkannya di mana. Makin terjebak saudara dengan kebohongan saudara," tandas Wahyu.

Susi sendiri seyogianya dihadirkan sebagai saksi untuk terdawka Bharada Richard E alias Richard Eliezer Puhidang Lumiu dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Jaksa mendakwa Eliezer dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

KSP: Aksi Teror tidak Bisa Ditoleransi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:39 WIB
“Pemerintah mengecam keras tindakan teror apapun motifnya karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Tindakan ini jelas tidak bisa...
MI

KPU Sebut Pencalonan DPD Eks Napi tak Perlu Jeda 5 Tahun

👤Yakub Pryatama W 🕔Rabu 07 Desember 2022, 12:50 WIB
"Putusan MK tersebut menjelaskan tentang Pasal 240 ayat (1) sedangkan pencalonan DPD ada di Pasal 258. Jadi, dia...
Antara

Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Tewaskan 1 Orang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 07 Desember 2022, 10:16 WIB
Berdasarkan informasi, pelaku bom bunuh diri memaksa masuk ke lapangan Polsek Asatanaanyar saat apel pagi. Insiden terjadi pada Rabu (7/12)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya