Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI Puan Maharani menekankan setiap negara harus memiliki parlemen yang kuat sekaligus efektif untuk membangun demokrasi yang lebih baik. Pasalnya, beberapa tahun terakhir, tren kualitas demokrasi global kini semakin menurun.
"Pandemi Covid-19 dianggap sebagian kalangan sebagai salah satu faktor yang mengganggu praktik demokrasi. Namun, pandemi juga memberikan peluang bagi kita untuk memperkuat parlemen dan demokrasi," ungkap Puan saat membuka sesi forum P20 dengan tema 'Effective Parliament, Vibrant Democracy' di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).
Melalui forum tersebut, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI itu mendorong kontribusi berupa aksi nyata terhadap pemulihan pandemi dan penyelesaian berbagai persoalan global. Tidak hanya itu, realisasi peran parlemen harus segera ditegakkan usai pandemi Covid-19.
Baca juga : P20 Dorong Tingkatkan Keterlibatan Perempuan di Dunia Politik
Dirinya ingin setiap negara yang hadir dalam rangkaian P20 untuk menjamin kebebasan, hak asasi manusia, dan good governance. Masing-masing jaminan tersebut, ucapnya, akan mengakselerasi tercapainya kesejahteraan masyarakat.
"Parlemen harus pastikan upaya pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Juga, harus berkontribusi pada capaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Parlemen juga harus memastikan bahwa kesepakatan global membawa kebaikan bagi masyarakat," terang Puan.
Terakhir, ia berharap dengan hadirnya forum yang mempertemukan parlemen antar negara anggota G20 ini, membuka ruang dialog yang solutif. Sehingga, jelasnya, dunia global bisa menjadi lebih tangguh menghadapi tantangan global sekaligus tren erosi demokrasi yang terjadi saat ini. (RO/OL-7)
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved