Sabtu 24 September 2022, 23:12 WIB

Kritik AHY ke Jokowi Soal Infrastruktur Dinilai Sebagai Langkah Bunuh Diri

Kautsar Widya Prabowo | Politik dan Hukum
Kritik AHY ke Jokowi Soal Infrastruktur Dinilai Sebagai Langkah Bunuh Diri

MI/Susanto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

 

KRITIK yang dilontarkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam hal pembangunan infrastruktur dinilai oleh pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno sebagai politik bunuh diri. Sebab, infrastruktur selama ini menjadi tulang punggung kepuasan publik terhadap Jokowi.

“Infrastruktur itu backbone politik Jokowi. Kepuasaan publik di bidang infrastruktur memuaskan. Wajah politik Jokowi itu wajah politik infrastruktur,” kata Adi dalam kegiatan Seminar Nasional bertajuk “Perang Klaim Infrastruktur dan Tudingan Pemilu Curang 2024” yang diselenggarakan Lingkar Studi Politik Indonesia (LSPI) di Jakarta, Sabtu (24/9).

Menurut Adi, AHY terkesan ingin masyarakat mengakui jasa ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap pembangunan di Indonesia. Namun, serangan AHY ke pemerintah minim data sehingga Demokrat tampak kelimpungan menjawab serangan balik pemerintah.

“Giliran diserang balik, Demokrat kelabakan tunjukkan fakta bahwa SBY lebih unggul soal infrastruktur. Terlihat peluru serangannya salah alamat dan salah isu,” terangnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu mengatakan AHY seharusnya memilih isu lain untuk dikritik. Bukan justru pembangunan infrastruktur yang secara fakta jauh mengungguli SBY. 

“Kalau isu yang lain mungkin bisa masuk akal. Tapi kalau infrastruktur jelas itu bunuh diri,” tukasnya.

Baca juga:  AHY Dikritik, Diminta Lebih Kedepankan Kampanye Gagasan

Hal senada juga disampaikan Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus yang menilai pernyataan AHY terkait Jokowi hanya gunting pita dari proyek ayahnya tidak didasarkan pada fakta. Klaim tanpa data ini justru dinilai merugikan Demokrat secara elektoral.

“Klaim AHY itu justru berdampak negatif untuk dirinya. Alih-alih dengan pernyataan tersebut bisa mengangkut pendukung Jokowi ke gerbong Demokrat, tetapi dengan klaim tidak sesuai fakta itu justru mungkin akan mendapatkan antipati," ucap Lucius.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Belanja Sulawesi Tengah Rendah, Mendagri: Padahal Pendapatannya Tinggi

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 30 November 2022, 19:57 WIB
Pendapatan wilayah Sulawesi Tengah cukup tinggi, yakni sudah 81% dari target APBD. Sementara itu, belanja daerah hingga saat ini...
Ist

Ketum PAN Samakan KIB dengan Tim di Piala Dunia Qatar 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 19:57 WIB
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menganalogikan KIB, selayaknya tim yang sedang bertanding di gelaran Piala Dunia Qatar...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

KPK: Bantuan Bencana Rawan Dikorupsi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 30 November 2022, 19:15 WIB
Pemerintah daerah wajib mengelola pemberian bantuan untuk korban bencana dengan baik. KPK tidak mau donasi dimanfaatkan untuk memperkaya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya