Jumat 15 Juli 2022, 22:24 WIB

Korupsi Pengadaan Tanah Pulo Gebang Ditaksir Rugikan Negara Ratusan Miliar

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
Korupsi Pengadaan Tanah Pulo Gebang Ditaksir Rugikan Negara Ratusan Miliar

Antara
Plt Jubir KPK Ali Fikri

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan rasuah pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, yang melibatkan Perumda Pembangunan Sarana Jaya (SJ) periode 2018-2019. Negara ditaksir dirugikan ratusan miliar rupiah dari dugaan korupsi itu.

"Untuk sementara jumlahnya ratusan miliar Rupiah," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat (15/7).

KPK masih terus menghitung jumlah pasti kerugian negara tersebut. Upaya itu dilakukan melalui pendalaman alat bukti serta mendengarkan keterangan saksi.

"Masih terus kami konfirmasi dan kumpulkan alat buktinya dari keterangan saksi-saksi yang terus kami agendakan pemeriksaan," tutur Ali.

KPK belum dapat menyampaikan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Termasuk uraian dugaan tindak pidana yang terjadi.

Ali mengatakan, KPK akan menyampaikan keterangan lengkap melalui konferensi pers. Penyidik masih mendalami perkara itu melalui temuan alat bukti serta memanggil pihak yang terkait. (OL-8)

Baca Juga

dok.ist

Nizar Dahlan Optimis KPK Tindaklanjuti Laporannya Soal Suharso Monoarfa

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 08:53 WIB
HAKIM tunggal PN Jaksel menolak materi gugatan praperadilan yang diajukan kader PPP, Nizar Dahlan, terhadap KPK terkait penetapan Kepala...
ANTARA/Reno Esnir

KPK Tegaskan akan Seret Surya Darmadi ke Meja Hijau

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 07:37 WIB
Ali memastikan pengusutan kasus korupsi Surya di Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak akan menyulitkan perkara suap di...
MI / ADAM DWI

Komnas HAM Ungkap Penyebab Ferdy Sambo Pulang Duluan dari Magelang

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 07:33 WIB
"Terkait dengan Ferdy Sambo dan kenapa pulang duluan, karena ada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya