Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SEORANG anggota Komisi IX DPR RI ketahuan tengah asyik menonton video porno saat rapat membahas di Gedung DPR, Jakarta.
Menanggapi hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani, menyatakan pihaknya akan mengecek kebenarannya terlebih dahulu.
“Kita akan tindak lanjuti dulu, kita cek dulu kebenarannya,” ungkap Puan, saat ditemui dalam buka bersama DPP PDIP, Minggu (10/4).
Bahkan, Puan berencana akan mencari tahu terlebih dahulu alasan yang bersangkutan itu memilih menonton video porno saat rapat.
Baca juga: Ketua Fraksi NasDem Minta Kawal Demontrasi dengan Humanis
Sebelumnya, viral dalam sebuah video seorang anggota DPR diduga menonton video porno saat rapat vaksin viral.
Ulah anggota dewan tidak terpuji itu diunggah oleh akun Instagram @lintas.patroli. "Waduh, Anggota DPR Tertangkap Kamera Lagi Asyik Nonton Video Gituan saat Rapat Bahas Vaksin," tulis lintaspatroli pada caption video unggahannya, Minggu (10/4). (Ykb/OL-09)
Puan janji DPR akan berkomitmen membuka ruang komunikasi yang sehat. Ketua DPP PDIP itu berharap berbagai insiden demo tak terulang.
KETUA DPR RI, Puan Maharani akan bertanggung jawab dan mendorong kepolisian untuk mengusut tuntas insiden meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus meninggalnya balita bernama Raya di Sukabumi, Jawa Barat, yang tubuhnya dipenuhi cacing.
Ketua DPR RI Puan Maharani membuka peluang evaluasi tunjangan rumah anggota DPR yang kini mencapai Rp50 juta per bulan
Sebelumnya beredar narasi bahwa gaji anggota DPR mengalami kenaikan. Bahkan jika direrata gaji wakil rakyat diperkirakan berkisar Rp3 juta per hari.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto menindak tambang ilegal yang merugikan negara dan rakyat.
Video asusila dimaksud diduga telah beredar jauh sebelum Piet Hein Babua mendaftar sebagai calon bupati ke KPU Kabupaten Halmahera Utara.
Anggota MKD DPR RI Mangihut Sinaga mempertanyakan soal kemiripan sosok pria tersebut kepada Haryanto. Namun, dibantah Haryanto.
GURU berinisial DH, 57, di Gorontalo sudah jadi tersangka dalam kasus kekerasan seksual (persetubuhan dan pencabulan) terhadap anak, yang dilakukan terhadap muridnya siswi kelas XI.
Remaja perlu diajarkan untuk menyikapi hasrat seksual. Hasrat seksual yang besar dan tidak terkontrol dapat membuat remaja melakukan seks yang tidak seharusnya.
POLISI meringkus tersangka AGP, 37, yang telah mengancam korban berinisial CW, 29, untuk mengirimkan sejumlah uang.
Tersangka MRS berperan memasarkan video syur mirip AD melalui media sosial grup Telegram. Sedangkan tersangka JE berperan sebagai pengunggah konten pornografi tersebut di akun X.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved