Minggu 13 Maret 2022, 22:24 WIB

Seknas Jokowi Kecam Demonstran Pemukul Kasat Intel Polres Jakpus 

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Seknas Jokowi Kecam Demonstran Pemukul Kasat Intel Polres Jakpus 

Ist
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kunjungi AKBP Ferikson Tampubolon, korban pemukulan aksi unjuk rasa, di RS Tarakan, Jakarta.

 

PEMUKULAN yang dilakukan salah seorang peserta unjuk rasa dari Front Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali terhadap Kepala Satuan (Kasat) Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon pada Jumat (11/3) merupakan tindakan anarki dan jelas-jelas menyalahi aturan.

Kabarnya, AKBP Ferikson dipukul benda tumpul saat  melaksanakan pengamanan dan menghalau mahasiswa Papua untuk masuk wilayah Istana.

"Keberadaan aparat kepolisian di lokasi unjuk rasa jelas untuk menertibkan, agar penyampaian aspirasi itu tidak mengganggu masyarakat atau pengguna jalan," kata Ketua Seknas Jokowi Jabodetabek, Monisyah, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (13/3).

Menurut Monisyah, tindakan pemukulan yang dilakukan peserta unjuk rasa jelas menyalahi hukum.

Baca juga: Polisi: Demo Mahasiswa Papua Tak Berijin dan Langgar Aturan Objek Vital

"Harus diambil tindakan tegas terhadap pelaku pemukulan. Kita harus hargai aparat kepolisian yang bertugas, tidak bertindak seenaknya, apalagi bar-bar. Semua kan ada aturannya," tambah Monisyah yang juga Waki Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas Jokowi ini.

Sementara itu, Ketua Seknas Dakwah Jabodetabek, KH. Rizal Maulana menyayangkan terjadinya aksi anarkhi seperti itu.

"Sangat disayangkan terjadinya pemukulan tersebut. Kabarnya, aksi demo tersebut tanpa pemberitahuan dan rekomendasi dari kepolisian," ungkapnya.

Rizal setuju bila pelaku pemukulan AKBP Ferikson dikenai hukuman. "Ini kan negara hukum, jadi segala sesuatu harus taat hukum. Pelanggar hukum ya harus dikenakan sanksi," tegasnya. 

Agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali, lanjutnya, sebaiknya aparat kepolisian membuat aturan lebih jelas bahwa bila ada pihak yang unjuk rasa tanpa izin, maka harus langsung dibubarkan.

"Bukan berarti mau menghalangi penyampaian aspirasi. Namun, demonstrasi kan juga harus dilakukan dengan tertib dan tidak anarki," pungkasnya. 

Pada bagian lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pelaku pemukulan AKBP Ferikson sudah resmi ditahan. "Benar, sudah ditahan dengan persangkaan Pasal 351 ayat 2 KUHP," terang Zulpan. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Adam Dwi Putra

Ditangkap Lagi, Eks Walkot Cimahi Terseret Kasus yang Melibatkan Mantan Penyidik KPK

👤Fachri Audhia Hafiez  🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:40 WIB
KPK membuka penyidikan baru kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Wali Kota (Walkot) Cimahi Ajay M Priyatna,...
dok.ant

Hari Ini, Apeng Tersangka Korupsi Rp78 Triliun Diperiksa Kejagung

👤Tri subarkah 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:41 WIB
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung kembali memeriksa bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi...
Ist/DPR

Sekjen DPR Ajak Pegawai Maknai HUT RI dengan Karya dan Perubahan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:22 WIB
Sebagai ASN yang bekerja di lembaga politik, kita harus mampu menjadi supporting system baik melalui dukungan persidangan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya