Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat sipil di Papua. Direktur Nusantara Parameter Index (NPI), Murmahudi, menyebut serangan terhadap fasilitas sipil dan aparat keamanan merupakan bentuk teror yang menghambat ekosistem pembangunan di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden penembakan pesawat perintis Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, serta penembakan terhadap personel TNI di Tembagapura, Mimika.
“Kekejian yang dilakukan KKB merupakan teror kemanusiaan. Penyerangan pesawat perintis, pembunuhan pegawai sekolah, guru dan tenaga medis serta penembakan terhadap aparat keamanan, teror ini bukan hanya keamanan yang terganggu, tetapi seluruh ekosistem pembangunan Papua,” tegas Murmahudi.
Murmahudi menekankan bahwa bandara perintis di Papua merupakan objek vital yang menjadi jalur utama distribusi logistik, bahan pangan, layanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat di daerah terpencil. Menurutnya, serangan terhadap penerbangan sipil dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Tanpa penerbangan perintis, harga kebutuhan melonjak, layanan medis terhenti, guru dan tenaga kesehatan sulit masuk. KKB dengan sadar menciptakan isolasi dan ketertinggalan, lalu rakyat sipil yang menanggung akibatnya,” ujarnya.
NPI juga menyoroti pola serangan yang dinilai berpotensi menimbulkan rasa takut di kalangan operator sipil serta mengganggu layanan publik. Selain itu, serangan terhadap aparat keamanan di Tembagapura disebut sebagai bagian dari eskalasi kekerasan yang dapat melemahkan stabilitas wilayah.
“Keamanan adalah prasyarat utama kesejahteraan, dan selama KKB dibiarkan meneror, Papua akan terus dijauhkan dari kemajuan,” katanya.
Murmahudi mendorong pemerintah untuk memperkuat pengamanan objek vital seperti bandara perintis dan jalur logistik, serta meningkatkan operasi intelijen dan penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata.
“Negara tidak boleh kalah oleh teror. Teror KKB adalah penghambat nyata pembangunan Papua, dan menindaknya adalah bagian dari melindungi hak hidup dan masa depan rakyat Papua,” pungkasnya. (E-3)
Satgas Damai Cartenz menangkap 5 tersangka pemasok senjata api dan amunisi KKB Papua. Aliran dana Rp122 juta dan ratusan amunisi berhasil disita.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Satgas Damai Cartenz 2026 ungkap identitas Meno Kogoya dkk sebagai pelaku penembakan pesawat Hercules & teror di Yahukimo. Simak daftar perannya di sini.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Jabatan baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III memaksa Letjen Lucky kembali memasuki belantara Papua guna menegakkan kedaulatan NKRI.
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved