Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) secara resmi menyerahkan beasiswa kepada delapan mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Penyerahan simbolis ini berlangsung pada Jumat (6/2) di Gedung Rektorat UICI, Tebet, Jakarta Selatan, sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan pendidikan tinggi di Indonesia.
Ketua Umum ICMI, Prof. Arif Satria, menyatakan bahwa program beasiswa ini merupakan komitmen jangka panjang organisasi sejak awal berdiri.
Melalui sambungan Zoom, ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan UICI dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
“Beasiswa ini adalah komitmen yang terus kami kembangkan sejak dilahirkannya ICMI. Kami berterima kasih kepada UICI yang telah berkolaborasi dengan ICMI,” ujar Prof. Arif.
Lebih lanjut, Prof. Arif menekankan bahwa sektor pendidikan memegang peranan strategis dalam pembangunan nasional.
Baginya, memutus rantai kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan finansial, tetapi harus menyentuh aspek peningkatan kapasitas, penguatan keterampilan, serta pembentukan karakter dan life skill mahasiswa.
“Oleh karena itu, ICMI bersama UICI terus berkolaborasi agar penyaluran beasiswa ini berjalan lancar dan efektif, sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa dan proses pembelajaran di UICI,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UICI, Asep Saefuddin, menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas SDM.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran UICI adalah untuk memastikan mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan penguasaan teknologi yang relevan.
“UICI hadir tidak sekadar memperkuat karakter, tetapi juga soft dan hard skill melalui program studi yang kami miliki. Hari ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama UICI dan ICMI yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman,” papar Asep.
Ia juga menyoroti keunikan mahasiswa UICI yang terbiasa dengan budaya love to learn, disiplin dalam belajar mandiri, serta aktif membangun jejaring melalui ekosistem digital yang menjadi ciri khas kampus tersebut.
Program beasiswa ini merupakan hasil sinergi ICMI dengan berbagai mitra donatur, termasuk PT Bank Mandiri, BPKH, dan Yayasan Bina Insani.
Ketua Pokja Beasiswa ICMI, Muhammad Syukur Mandar, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Hari ini, kami bersama Rektor UICI dan seluruh jajaran menyerahkan bantuan beasiswa secara simbolik kepada mahasiswa UICI. Kerja sama ini didasari oleh kesadaran bersama untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik,” ungkap Syukur.
Selain membantu biaya UKT, program ini juga dirancang untuk mengasah keterampilan para penerimanya. Syukur berharap beasiswa ini memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih sungguh-sungguh demi masa depan mereka. Ia pun menaruh harapan besar agar UICI terus bertumbuh menjadi institusi pendidikan yang membanggakan.
“Kami berharap UICI menjadi salah satu pelopor kampus digital di Indonesia, bahkan di dunia, serta menjadi kampus unggul dan harapan anak-anak Indonesia,” pungkasnya. (Z-1)
Rektor Suharyadi menyampaikan semester genap ini permulaan bernuansa semangat bagi mahasiswa UNDIRA
Imam aktif bekerja di sektor keberlanjutan sebagai Sustainability & Communication Specialist di industri daur ulang sampah plastik.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa Indonesia bukan hanya di Tiongkok melainkan pula di tanah air.
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Bank Woori Saudara melalui Kantor Cabang Subang menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi mahasiswa Universitas Mandiri Subang pada Februari 2026.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Ketua Panitia ICMW 2025 Hanifah Husein menegaskan bahwa kecukupan pangan merupakan fondasi utama bagi lahirnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif.
Menkop mengajak kalangan ICMI untuk mengambil kesempatan dan memanfaatkan momentum ini untuk perkuatan ekonomi kerakyatan ke depan.
Kerusakan lingkungan disebabkan secara struktural, bukan disebabkan oleh modernisasi atau gaya hidup manusia.
ICMI mendesak Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat mengatasi situasi yang memanas akibat gelombang demonstrasi di Tanah Air.
IKATAN Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Khusus (Orwilsus) Bogor sukses menggelar Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved