Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA khidmat sekaligus penuh kegembiraan menyelimuti Balai Sidang Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok pada Selasa (20/1). Momen ini menjadi tonggak penting bagi sejumlah mahasiswa "Jaket Kuning" dalam perjalanan mereka meraih cita-cita melalui dukungan pendidikan yang nyata.
Dalam kesempatan tersebut, UI menyerahkan beasiswa senilai 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abadi yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). Beasiswa yang berasal dari imbal hasil investasi dana abadi pokok tersebut mencakup empat kategori:
Beasiswa Kepemimpinan.
Beasiswa Prestasi dan Penalaran.
Beasiswa Finansial (biaya hidup).
Bantuan Tunggakan UKT.
Fadhali Winansyah Prawira Putra, mahasiswa S1 Farmasi UI tingkat akhir, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. "Saya sangat terkejut. Beasiswa ini hadir di momen krusial saat saya tengah berjuang menyelesaikan skripsi dan penelitian," ungkapnya kepada Media Indonesia, Sabtu (24/1).
Mantan Koordinator Sosial Politik BEM Farmasi UI ini berharap dukungan finansial tersebut membuatnya lebih fokus menuntaskan riset tepat waktu. Alumnus SMA Negeri 58 Jakarta ini bercita-cita menjadi apoteker yang adaptif terhadap teknologi.
"Saya ingin menjembatani ilmu farmasi dengan teknologi terbaru untuk efisiensi pengobatan di Indonesia, serta berkontribusi pada kemandirian farmasi nasional melalui riset obat yang terjangkau bagi masyarakat," cetus Fadhali.
Nada optimisme serupa datang dari Naila Syahada Artanti, mahasiswa tahun pertama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI. Baginya, beasiswa ini adalah amanah untuk menjaga integritas akademik.
"Sumbangsih saya dimulai dengan menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab, jujur, dan berpikiran kritis. Saya ingin menjaga reputasi UI sebagai institusi yang dipercaya," tutur Naila yang sebelumnya aktif sebagai relawan anak jalanan saat bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta.
Mengagumi sosok Sri Mulyani, Naila bertekad menjadi ekonom yang fokus pada keuangan publik. Ia percaya bahwa negara yang kuat dibentuk oleh individu-individu yang bekerja dengan hati nurani dan transparansi. "Saya ingin berkontribusi dalam pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan publik," tegasnya.
Rektor UI Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah menegaskan bahwa pengelolaan dana abadi yang kompeten adalah kunci untuk mendukung studi mahasiswa secara berkelanjutan. "Kami harap ini memantik semangat mahasiswa untuk terus menggelorakan asa meraih pendidikan setinggi-tingginya," ujar Prof. Heri.
Sekretaris Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Amelia Yusgiantoro, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata komitmen pihaknya bersama Dato’ Low Tuck Kwong dalam mencetak SDM unggul. "Kami ingin memastikan 'lentera' pendidikan mahasiswa tidak padam karena kendala ekonomi. Diharapkan lahir generasi yang berintegritas dan berjiwa pemimpin untuk Indonesia maju," pungkas Amelia.
Sinergi antara UI, PYC, dan Dato’ Low Tuck Kwong ini mempertegas komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (H-2)
UNIVERSITAS Indonesia (UI) menerima dukungan pengembangan dana abadi sebesar Rp5 miliar dari politikus Maruarar Sirait, yang akrab disapa Bang Ara.
Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) secara resmi mengumumkan penempatan dana pokok wakaf sebesar Rp 440 juta ke instrumen syariah negara Sukuk Tabungan ST015T4, Kamis (27/11).
Keikutsertaan para Guru Besar ITB ini menjadi wujud nyata kontribusi sivitas akademika dalam memperkuat dana abadi atau dana lestari ITB
KEPEDULIAN dan solidaritas alumni disebut penting untuk mendukung perkembangan perguruan tinggi. Salah satunya lewat dana abadi kampus.
Penggalangan dana abadi ini menjadi salah satu bukti nyata kepedulian dari para almuni khususnya dari Ikano untuk mahasiswa aktif yang mengalami permasalahan biaya pendidikan di kampus Unpad.
Kaum milenial khususnya mahasiswa perlu mengasah kemampuan intelektualitas dalam menghadapi persaingan global yang semakin banyak tantangan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved