Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Daesang Group melalui Yayasan Daesang Peduli Indonesia kembali memberikan beasiswa kepada 30 mahasiswa berprestasi dari sejumlah universitas, termasuk UI, ITB, IPB, Universitas Gadjah Mada hingga Universitas Brawijaya. Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Daesang Group untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk masa depan yang lebih maju.
Direksi Yayasan Daesang Peduli Indonesia Mr. Lim Jaehyun mengatakan, Program Beasiswa Daesang Batch 2 diawali dengan pelaksanaan gathering ini dilakukan sebagai simbol telah bergabungnya 30 mahasiswa tersebut sebagai penerima beasiswa resmi dari Daesang. Langkah ini merupakan bukti konkret kepedulian Daesang terhadap nilai-nilai integritas dan kepedulian sosial untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
"Program beasiswa ini merupakan wujud komitmen kami terhadap nilai integritas dan kepedulian sosial dalam mendukung pendidikan bagi generasi muda Indonesia yang berprestasi. Kami berharap beasiswa ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi para penerima beasiswa agar siap menghadapi dunia profesional," kata Mr. Lim Jaehyun saat memberikan sambutan dalam acara Inaugurasi Pemberian Beasiswa Batch 2 Daesang Scholarship Program, di Ancol, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Dia mengatakan, Yayasan Daesang Peduli Indonesia didirikan oleh Daesang Group di Indonesia untuk menjalankan kegiatan yang berbasis sosial, salah satunya Daesang Scholarship Program. Program ini diluncurkan pada 2024 sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan SDM di Indonesia.
Komitmen ini, kata dia, ditunjukkan dengan menambah kemitraan di dua universitas di Indonesia yaitu Universitas Gadjah Mada dan Universitas Brawijaya. Dia berharap, nantinya program ini dapat menjangkau dan melibatkan seluruh universitas di Indonesia.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa selain memberikan bantuan secara finansial, Daesang juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dunia professional.
Melalui kegiatan gathering ini, para penerima beasiswa berkesempatan untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia industri kerja secara lebih luas di Indonesia. Tak hanya itu, para penerima beasiswa diperkenalkan lebih mendalam tentang proses bisnis Daesang Group di Indonesia dari hulu ke hilir, dimana terdapat tiga perusahaan yaitu PT Daesang Ingredients Indonesia, PT Daesang Agung Indonesia, dan PT Daesang Food Indonesia.
Adapun untuk mempererat hubungan antara penerima beasiswa dengan Daesang Group, diadakan pula kegiatan team building dan gathering di akhir acara. Dalam penghujung sambutan, dia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya tidak hanya untuk peningkatan prestasi akademik tapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
"Kami juga berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk peningkatan prestasi akademik tapi juga untuk mengembangkan karakter, leadership, dan kepedulian sosial," pungkasnya.(H-2)
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengamat soroti polemik mantan penerima beasiswa LPDP. Simak analisis mengenai celah aturan, dilema karier, dan urgensi perencanaan tenaga kerja nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved