Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

ICMI Desak Presiden Cepat Atasi Situasi

Media Indonesia
31/8/2025 19:21
ICMI Desak Presiden Cepat Atasi Situasi
Presiden Prabowo Subianto (kiri).(Antara)

IKATAN Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mendesak Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat mengatasi situasi yang memanas akibat gelombang demonstrasi di Tanah Air. Unjuk rasa yang semula damai, sayangnya berujung pada tindakan anarkistis hingga perusakan fasilitas publik.

"ICMI secara khusus menyerukan kepada Presiden selaku kepala negara untuk mengambil sikap tegas dan cepat dalam mengatasi situasi," kata  Ketua Umum ICMI Arif Satria dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (31/8).

Ia mengatakan tindakan yang tangkas, cepat, dan bijaksana dari pucuk pimpinan sangat krusial untuk mencegah perpecahan sekaligus untuk memulihkan stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi. Menurut dia, rakyat Indonesia tidak butuh janji-janji politik.

"Rakyat membutuhkan kepastian dan bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk melindungi dan menyejahterakan rakyat, bukan sekadar janji politik," kata Arif. 

ICMI juga memandang bahwa kemarahan rakyat seringkali berakar dari kondisi ekonomi yang sulit dan kurangnya sensitivitas para pejabat. 

"Kami mendesak para pejabat dan wakil rakyat untuk berempati, memberikan narasi-narasi kebijakan yang menyejukkan, menjauhi sikap pamer kemewahan, dan fokus pada kebijakan," imbuhnya.

Pemerintah juga didesak untuk melakukan evaluasi kebijakan fiskal, dan praktik ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat, dan bahkan menjadi beban baru bagi rakyat.

Kepada demonstran maupun aparat keamanan, ICMI meminta kedua belah pihak mengedepankan dialog dan musyawarah. Menurut Arif, solusi lahir melalui akal sehat, bukan dengan emosi yang berujung pada kekerasan dan perusakan fasilitas publik yang merugikan semua pihak.

Lebih jauh Arif mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi momentum demonstrasi untuk kepentingan politik sempit atau memecah belah bangsa. Setiap pihak harus bersatu membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan beradab.

ICMI tidak lupa menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya korban-korban, termasuk pengemudi ojek online Affan Kurniawan. Menurut Arif, kehilangan seorang anak bangsa adalah duka bagi seluruh rakyat. 

"Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan, adil, dan tanpa pandang bulu, serta menindak tegas oknum yang bertanggung jawab," tegasnya. (RO)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya