Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM) mencatat modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat ini yakni dilakukan secara daring. Hal itu membuat banyak anak-anak yang terbuai informasi yang salah, sehingga tanpa sadar masuk ke jaringan perdagangan orang
"Para korban anak justru mencari informasi dan mendaftar seolah-olah para anak ini secara sukarela melakukannya. Pada akhirnya korban berhasil diselamatkan dan proses hukumnya dilanjutkan," kata National Project Officer Counter Trafficking Unit IOM Indonesia Eny Rofiatul Ngazizah dalam Media Talk: Kondisi Tindak Pidana Perdagangan Orang di Indonesia dan Dampaknya pada Perempuan dan Anak, Jumat (3/12).
Eny menegaskan, unsur sukarela tersebut membuat unsur-unsur TPPO sulit dipenuhi di pengadilan. Sebab anak-anak ini secara sukarela mendaftarkan dirinya pada jaringan TPPO tersebut.
Padahal dalam unsur TPPO tentu ada paksaan, tipu daya, informasi palsu, bujuk rayu, iming-iming palsu, dan lainnya. Sementara dalam kasus TPPO daring ini justru anak-anak tersebut yang mencari tahu dengan aktif dari sindikat ini.
Baca juga : Perdagangan Orang Masih Merajalela di tengah Pandemi, Perempuan jadi Korban Terbanyak
Dalam menyikapi hal itu, IOM Indonesia memastikan respon layanan dibuat secara fleksible dengan memperhatikan norma hukum yang berlaku. Hal itu. konteks korban berupa anak-anak dengan kondisi emosional belum matang, sehingga terjebak dalam sindikat perdagangan orang tersebut.
"IOM sendiri memberikan layanan yang cukup komprehensif untuk melengkapi layanan yang dimiliki pemerintah melalui pendekatan 4 P, yaitu perlindungan, penuntutan, pencegahan, dan partnership," ujar Enny.
IOM juga mengupayakan pemberian rehabilitasi kepada korban sebelum dipulangkan ke daerah asal serta memastikan ada integrasi agar keluarga di daerah menerima dan korban pun bisa berinteraksi lagi dengan keluarga dan masyarakat.
"Sehingga dia tidak terjebak lagi dalam sindikat TPPO ini yang memperdagangkan dirinya keluar pulau atau luar negeri," pungkasnya. (OL-7)
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
POLRI menyebutkan modus TPPO yang melibatkan korban WNI di Kamboja. Menurut Polri WNI korban TPPO itu dijadikan pekerjaan operator komputer.
Para korban sudah mulai kehabisan bekal untuk bertahan hidup. Mereka masih terus menunggu respon dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.
Perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi isu mendesak di tengah tingginya kerentanan terhadap eksploitasi HAM.
Pelaku kejahatan TPPO sering menipu korbannya dengan tawaran pekerjaan di luar negeri ditambah gaji dan kehidupan yang terbilang makmur.
Praktik perdagangan manusia ini melibatkan rantai yang panjang dengan nilai transaksi yang terus meningkat di setiap levelnya
Rasa haru dan bahagia menyelimuti hati Dwi Nurmas, ayah dari Bilqis, bocah empat tahun yang sempat dilaporkan hilang dan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
KPAI mengimbau pihak-pihak dan masyarakat agar waspada terkait tindak pidana perdagangan orang atau TPPO bayi yang dipromosikan atau dengan teknik marketing di Media sosial.
SEORANG ibu, berinisial PNH (Putri Nauli Hutauruk) (18), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara, ditangkap Polisi karena berniat menjual bayinya berusia 4 bulan.
VIDEO yang berisi dugaan adanya pengambilan paksa anak asuh di Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yang merawat bayi-bayi dari orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) viral di media sosial.
Polres Ciamis berhasil mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus dijadikan pekerja seks komersial di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved