Kamis 02 Desember 2021, 17:15 WIB

Ridwan Kamil Siap Masuk Parpol paling Pancasilais Tahun Depan

Ardi Teristi Hardi | Politik dan Hukum
Ridwan Kamil Siap Masuk Parpol paling Pancasilais Tahun Depan

Antara/Raisan Al Farisi.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau Sodetan Cisangkuy di Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (22/11/2021).

 

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil siap masuk partai politik tahun depan untuk menegaskan posisinya ikut dalam ajang pilpres 2024 atau pemilihan Gubernur Jawa Barat untuk periode keduanya. Meski tidak menyebutkan nama partai yang akan dipilih, RK dalam diskusi Fisipol Leadership Forum: Road to 2024, di Kampus Fisipol UGM, Kamis (2/12), menyatakan citranya Pancasilais.

"Saya tahu diri, kalau enggak diterima atau tidak ada partai mengusung, paling realistis, ya menu politik saya, melanjutkan menu (pilkada) Gubernur jilid dua. Tapi tahun depan saya akan masuk parpol. Saya belum tahu (parpol yang akan dimasuki). Yang pasti (partai) paling Pancasilais, saya di situ," kata Ridwan Kamil dikutip dari siaran pers dari Humas UGM.

Calon partai yang akan dipilih itu sebagai bentuk politik jalan tengah agar ia bisa diterima oleh warga masyarakat. "Politik jalan tengah yang saya pilih. Bagi saya jalan tengah itu kebutuhan kita pada hari ini untuk merangkul agar tidak terlalu ke kanan dan kiri meski dianggap tidak jelas," paparnya.

Soal peluangnya untuk dicalonkan atau tidak, Ridwan mengaku ia hanya menunggu karena yang memiliki legitimasi untuk bisa mencalonkannya dari partai politik. "Saya menunggu pintunya dibuka karena yang punya kuncinya kan ada di partai politik," katanya.

Baca juga: Komisi II DPR Tolak Usulan Jadwal Rapat dari KPU

Dalam diskusi yang berlangsung secara luring dan daring di ruang seminar Fisipol UGM itu, Ridwan Kamil menyampaikan berbagai prestasi yang telah dicapai oleh Jawa Barat hingga saat ini. Salah satunya tahun ini ia berhasil meningkatkan realisasi jumlah investasi yang masuk ke Jawa Barat menjadi tertinggi di Indonesia yakni sebesar Rp107 triliun untuk periode Januari hingga September 2021. Tingginya jumlah dana investasi yang masuk ini, menurut Emil, tidak lepas dari dirinya sebagai gubernur yang harus proaktif untuk mempromosikan Jawa Barat ke banyak negara.

"Rezeki itu harus dijemput bukan ditunggu. Ibarat jaga warung, jika hanya menunggu pelanggan datang, ekonomi tidak jalan. Kami melakukan politik ketok pintu. Bayangkan saya sepedaan dan motoran dengan banyak dubes sampai tukaran batik dengan Dubes Korea," katanya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fauzan

Tujuh Bulan Kerja, Satgas BLBI Kumpulkan Rp9,82 Triliun

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 18 Januari 2022, 18:10 WIB
Hasil yang telah dicapai, lanjutnya, masih jauh dari target yang ditetapkan oleh pemerintah. Sebab hak tagih negara atas dana BLBI mencapai...
DOK MI

Pekerja Sektor Esensial Kota Malang Jalani Vaksinasi Dosis Booster

👤Bagus Suryo 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:44 WIB
PEKERJA sektor esensial di Kota Malang, Jawa Timur, menerima vaksinasi...
MI/ANDRI WIDIYANTO

NasDem Harap RUU TPKS Tak Lagi Ditunda-Tunda

👤Dhika kusuma winata 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:33 WIB
NasDem berharap agar rancangan beleid itu segera rampung dibahas dan tak lagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya