Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di DPR RI dinilai bukan sekadar pembaruan regulasi teknis. Proses ini dipandang sebagai refleksi nyata dari pertarungan kepentingan antarpartai politik demi mengamankan posisi tawar menjelang Pemilu 2029.
Pengamat politik Habibi Chaniago menegaskan bahwa pembahasan RUU tersebut menjadi ruang awal bagi partai politik untuk menyusun strategi sebelum kontestasi dimulai. Menurutnya, setiap fraksi membawa agenda yang berbanding lurus dengan kekuatan elektoral masing-masing.
Habibi menjelaskan bahwa partai besar cenderung mendorong aturan yang mampu menjaga dominasi mereka. Di sisi lain, partai menengah dan kecil berupaya memperjuangkan sistem yang lebih terbuka guna menjaga peluang eksistensi.
“RUU Pemilu adalah arena sebelum pertandingan sesungguhnya. Di sini partai-partai sedang bertarung menentukan aturan yang paling menguntungkan posisi mereka,” ujar Habibi, Senin (26/1).
Direktur Constra Indonesia ini menambahkan bahwa tarik-menarik kepentingan tersebut membuat pembahasan pasal-pasal dalam RUU Pemilu sarat akan negosiasi politik. Substansi yang diperdebatkan tidak hanya menyentuh aspek sistem pemilu, tetapi juga kalkulasi peluang kemenangan.
Risiko Tailor-Made Legislation
Habibi juga mengkritik perdebatan yang dianggap terlalu elitis. Ia menilai hal tersebut berisiko menjauhkan kepentingan publik dari substansi pembahasan. Padahal, legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu sangat bergantung pada persepsi keadilan aturan main yang disusun sejak awal.
Ia mengingatkan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari hasil akhir di kotak suara, tetapi juga dari integritas proses penyusunan aturannya. Keterbukaan dan pengawasan publik menjadi syarat mutlak dalam pembahasan di parlemen.
“Kecenderungan partai untuk melakukan 'tailor-made legislation' atau merancang aturan yang hanya menguntungkan kelompoknya sendiri berisiko menciptakan cacat permanen pada integritas sistem pemilu," pungkasnya.
Sebelumnya, pihak DPR menyatakan bahwa pembahasan RUU Pemilu bertujuan untuk menyempurnakan sistem kepemiluan nasional. Langkah ini diambil agar pelaksanaan pesta demokrasi mendatang dapat berjalan lebih efektif dan berkeadilan bagi seluruh pihak. (P-2)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Indrajaya menyoroti rentetan Operasi Tangkap Tangan atau OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkini Bupati Rejang Lebong
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Budi membeberkan ada arahan dari Jokowi untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Anggota Komisi III DPR Gus Falah Amru apresiasi penurunan angka kecelakaan Mudik 2026, namun ingatkan Polri agar terus berinovasi dan jangan cepat berpuas diri.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti temuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait maraknya pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima ingatkan pemerintah bahwa WFH satu hari bukan solusi tunggal hemat BBM.
Legislator PDIP Harris Turino mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan menjaga integritas di tengah tantangan ekonomi pada momen Idulfitri 1447 H.
Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menolak keras wacana sekolah daring untuk penghematan BBM. Ingatkan dampak buruk 'learning loss' dan penurunan karakter siswa.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved