Rabu 01 Desember 2021, 20:33 WIB

Wapres Apresiasi Dudung Bangun Hubungan Kemanusiaan dengan KKB Papua

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
Wapres Apresiasi Dudung Bangun Hubungan Kemanusiaan dengan KKB Papua

Dok Setwapres
Pertemuan Wapres Ma'ruf Amin dengan KSAD Dudung Abdurachman

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin setuju dengan rencana Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk membangun hubungan kemanusiaan dengan kelompok proseparatis Papua untuk menyelesaikan konflik di wilayah itu.

Menurut Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, rencana ini bisa memudahkan pemerintah untuk mewujudkan pendekatan kesejahteraan dan keamanan untuk Papua.

“Membangun hubungan kemanusiaan itu sudah dibuktikan oleh Pak KSAD yang menyatakan teman-teman kita di Papua, KKB itu adalah saudara yang perlu dirangkul bersama-sama,” katanya usai pertemuan Wapres dan KSAD di Ruang Kerja Istana Wapres, Rabu (1/12)


Pertemuan tersebut membicarakan mengenai penanganan kesejahteraan Papua, mengingat Wapres merupakan Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Pembicaraan dengan KSAD berlangsung selama satu jam dalam suasana yang hangat dan santai. Selain Jubir Masduki Baidlowi, hadir mendampingi Wapres, Plt. Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika.

Lebih lanjut Masduki menyebutkan, Wapres memberikan apresiasi kepada KSAD yang berencana akan melakukan pendekatan keamanan di Papua melalui pendekatan humanistik. “Wapres sangat mengapresiasi gagasan yang dikemukakan oleh KSAD yang akan dilakukan secara lebih humanis,” ungkapnya.


Menurut Masduki, pendekatan humanistik akan mampu menarik simpati rakyat sehingga mempermudah proses pendekatan keamanan bagi masyarakat Papua. “Pendekatan ini punya perspektif yang bisa membangun suasana kedamaian dan keakraban di Papua,” tutur Masduki.

Selain pendekatan humanistik, Masduki mengungkapkan akan dilakukan pula pendekatan masyarakat melalui pendekatan teritorial atau berdasarkan wilayah yang diharapkan dapat tepat sasaran pada masyarakat. “Pendekatan teritorial dengan basisnya kalau di tingkat kabupaten itu ada Kodim, lalu kemudian ada Koramil atau Danramil, sampai ke tingkat Babinsa. Wapres juga sangat setuju,” ungkapnya.

Lebih jauh, Masduki menambahkan bahwa pemikiran Wapres sejalan dengan gagasan yang dikemukakan oleh Jenderal Dudung dan di minggu sebelumnya terdapat pembahasan yang sama dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Yang dikemukakan oleh Bapak KSAD ini memang sejalan dengan pikiran Bapak Wapres, dan dengan Bapak Andika ternyata gagasannya sama. Jadi, antara gagasan Wapres, KSAD, dan Panglima TNI itu in line,” pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

Restorative Justice Kejaksaan Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Diapresiasi PBB

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:15 WIB
Selain dari sisi kecepatan, RJ oleh Kejaksaan juga diapresiasi akibat kontrol yang dimiliki jaksa penuntut umum. Sejauh ini, lebih dari...
DOK Kejagung

Mafia Migor Kembali Terungkap, Penegakan Hukum Era Jokowi Diapresiasi,

👤Widhoroso 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:59 WIB
Penegakan hukum yang tidak pandang bulu oleh pemerintahan Joko Widodo menuai...
MI/HO

Lestarikan Seni Tari Di Penajam, Jaga Identitas Suku Paser

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:58 WIB
“Tari Ronggeng Paser itu adalah tari tradisional asli dari Suku Paser. Tarian ini adalah identitas masyarakat Kabupaten Paser...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya