Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus Anti Teror (Densus 88) mengantisipasi ancaman kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Mengingat, golongan yang memiliki paham jihad dengan kekerasan ini terus berganti wajah dan merekrut masyarakat umum.
"Mereka akan terus-menerus melakukan regenerasi dan aksi teror pun akan terus berjalan. Ini perlu intervensi," ujar Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88 Anti Teror Polri Kombes MD Shodiq dalam seminar virtual, Selasa (12/10).
Lebih lanjut, dia mengatakan Densus 88 belum bisa mengintervensi regenerasi kelompok teroris JI. Oleh karena itu, regenerasi kelompok tersebut patut diwaspadai. Sebelum kelompok teroris JI melakukan jihad global, mereka akan melakukan pelatihan terlebih dahulu.
Baca juga: Jamaah Islamiyah Masih Mengancam Stabilitas Keamanan
Aksi itu bisa dilakukan di sekolah atau kamp di berbagai wilayah. Menyoroti kondisi saat ini, Shodiq mengatakan peta persebaran jumlah anggota JI sudah menurun. Tepatnya, setelah salah satu tokoh utamanya, Abu Rusydan, berhasil ditangkap.
“Setelah puncaknya kemarin kita melakukan penegakan hukum terhadap Abu Rusydan, salah satu tokoh dan figur kelompok JI, secara umum peta JI sudah down,” imbuh Shodiq.
Baca juga: Densus 88: Kemenangan Taliban Berdampak pada Indonesia
Sejak kelompok JI melakukan aksi teror di Indonesia, aparat penegak hukum sudah menangkap dan memproses hukum 876 pelaku teror dari kelompok tersebut. Secara keseluruhan, terdapat 2.914 pelaku teror yang sudah melalui proses hukum. “Saat ini, ada 6.000-7.000 anggota JI di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Pihaknya pun bersyukur pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018. Sebab, regulasi itu memungkinkan Densus 88 untuk melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang memiliki niat dan rencana untuk melakukan aksi teror.(OL-11)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan penguatan hubungan strategis Australia-Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Jakarta 2026 Presiden Prabowo Subianto.
PT Perta Arun Gas (PAG) menggelar simulasi pengamanan pelabuhan skala besar.
Menurut Yusril, ketiadaan payung hukum yang komprehensif membuat negara belum optimal dalam merespons ancaman disinformasi secara sistemik.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved