Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Australia-Indonesia Perkuat Hubungan Strategis Keamanan dan Ekonomi

M Ilham Ramadhan Avisena
06/2/2026 15:09
Australia-Indonesia Perkuat Hubungan Strategis Keamanan dan Ekonomi
esiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (kedua kiri) menyaksikan tarian tradisional saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./mrh/rwa.)

PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan penguatan hubungan strategis Australia-Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Jakarta 2026 bersama Presiden Prabowo Subianto

Pernyataan itu disampaikan Albanese dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2), yang menandai babak baru kerja sama keamanan, pertahanan, dan ekonomi kedua negara.

Albanese mengingat kembali pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Sydney pada November tahun lalu, ketika kedua negara menyepakati kesimpulan substantif negosiasi perjanjian keamanan bersama. 

"Perjanjian ini mencerminkan persahabatan yang erat, kemitraan, dan kepercayaan yang mendalam antara kedua negara kita di bawah kemitraan strategis komprehensif kita," ujar Albanese.

Ia menekankan perjanjian tersebut dibangun di atas sejarah panjang kerja sama pertahanan yang telah terjalin selama tiga dekade, sejak perjanjian pertahanan yang ditandatangani pada 1995. 

Albanese menyebut penandatanganan Perjanjian Jakarta 2026 sebagai momen bersejarah. "Ini adalah pengakuan bahwa cara terbaik untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas di kawasan kita adalah dengan bertindak bersama," kata dia. 

Menurut Albanese, perjanjian ini menegaskan bahwa hubungan Australia dan Indonesia kini lebih kuat dari sebelumnya. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Prabowo.

"Fakta bahwa kita menandatangani perjanjian ini hari ini merupakan bukti kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan komitmen pribadinya untuk mempromosikan keamanan di kawasan kita dan bahkan di seluruh dunia," ucapnya.

Selain perjanjian keamanan bersama, Albanese mengumumkan sejumlah inisiatif baru di bidang pertahanan. Di antaranya rencana pembentukan posisi perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia, pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama, serta perluasan pertukaran pendidikan militer guna memperkuat hubungan antargenerasi pemimpin militer kedua negara.

Kerja sama juga diperluas ke sektor ekonomi. Albanese menyatakan pemerintah Australia memprioritaskan pendalaman keterlibatan ekonomi dengan Indonesia dan Asia Tenggara. 

Untuk itu, kedua negara menyepakati nota kesepahaman antara Pemerintah Australia dan Danantara, guna meningkatkan kerja sama, pertukaran informasi, serta mengidentifikasi peluang investasi dua arah.

Langkah tersebut, menurut Albanese, penting untuk memperkuat keamanan dan ketahanan ekonomi bersama. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya