Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Prabowo Tegaskan Australia Mitra Strategis Indonesia, Tandatangani Traktat Keamanan Bersama

M Ilham Ramadhan Avisena
06/2/2026 11:47
Prabowo Tegaskan Australia Mitra Strategis Indonesia, Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Australia sebagai mitra strategis utama Indonesia usai menandatangani Traktat Keamanan Bersama dengan PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka.(tangkapan layar youtube)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan kembali posisi Australia sebagai mitra strategis utama Indonesia, sekaligus tetangga terdekat yang memiliki sejarah panjang hubungan persahabatan. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2).

Prabowo mengingatkan, hubungan Indonesia-Australia telah terjalin sejak awal berdirinya Republik Indonesia. Australia disebut sebagai salah satu negara yang memberikan dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia sejak Proklamasi 1945.

"Hari ini saya dan Perdana Menteri Albanese menegaskan kembali hubungan erat dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan Indonesia-Australia," kata Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menandatangani Traktat Keamanan Bersama yang menjadi landasan penguatan kerja sama strategis di bidang pertahanan dan keamanan. 

Prabowo menyatakan, perjanjian itu mencerminkan tekad Indonesia dan Australia untuk bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing negara, sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

"Melalui penandatanganan Traktat Keamanan Bersama, perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerjasama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik," ujarnya.

Bagi Indonesia, kerja sama tersebut juga menegaskan komitmen terhadap prinsip bertetangga baik serta pelaksanaan politik luar negeri bebas dan aktif. Prabowo menekankan, Indonesia dan Australia secara geografis dan strategis ditakdirkan untuk hidup berdampingan.

"Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan kita memilih membangun hubungan tersebut atas dasar saling percaya dan etika baik," kata Prabowo.

Ia menegaskan, Indonesia ingin menjalin persahabatan dengan seluruh negara dan tidak memiliki niat untuk bermusuhan dengan pihak mana pun. Oleh karena itu, Prabowo meyakini traktat keamanan bersama ini akan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas serta memperkuat kerja sama kawasan ke depan. (Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya