Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Prabowo Buka Peluang Perluasan Kerja Sama Strategis dengan Australia

M Ilham Ramadhan Avisena
06/2/2026 11:48
Prabowo Buka Peluang Perluasan Kerja Sama Strategis dengan Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto(tangkapan layar youtube)

PRESIDEN Prabowo Subianto membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan Australia. Kerja sama mulai dari sektor pertanian, hilirisasi mineral kritis, hingga pendidikan dan tenaga kerja terampil. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan kedua negara sepakat mendorong agenda-agenda prioritas yang bersifat konkret dan saling menguntungkan. Salah satu fokus utama adalah penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama di sektor pertanian.

"Di bidang pertanian, saya mengundang pihak Australia untuk mengembangkan joint venture di sektor pertanian di kedua negara guna mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kita," ujar Prabowo.

Selain pertanian, Prabowo juga mengajak Australia berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas. Pada saat yang sama, Indonesia mendorong perusahaan nasional untuk menanamkan modal di sektor pertambangan mineral kritis Australia.

Ia menyebut Danantara siap terlibat aktif dalam kerja sama tersebut. "Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australia untuk menjajaki peluang co-investment dan dalam berbagai bentuk kemitraan lainnya," kata Prabowo.

Kerja sama juga diperluas ke bidang pendidikan dan pengembangan tenaga kerja terampil. Prabowo mengundang Australia untuk mendukung penguatan sistem pendidikan Indonesia melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas guru serta tenaga pengajar yang akan ditempatkan di universitas dan sekolah baru.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kontribusi Australia melalui program Australia Awards Garuda Scholarship yang dinilai sejalan dengan agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Lebih lanjut, Prabowo menilai Indonesia memiliki tenaga profesional yang kompeten dan siap berkontribusi bagi perekonomian Australia. Untuk itu, ia mengusulkan perluasan Mutual Recognition Agreement (MRA) bagi sertifikasi profesi agar tenaga terampil Indonesia dapat lebih mudah bekerja dan diakui secara profesional di Australia. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya