Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, Sabtu (10/1). Pertemuan itu untuk menyampaikan hasil Dialog 2+2 Indonesia-Turki serta menegaskan komitmen penguatan kerja sama strategis bilateral.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menyampaikan laporan terkait hasil pertemuan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia-Turki yang sebelumnya digelar di Ankara. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang luar negeri dan pertahanan.
"Tadi kami melaporkan hasil pertemuan antara Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri kedua negara yang berlangsung kemarin di Ankara," ujar Menlu Sugiono dalam keterangannya di Istanbul, Turki Sabtu (10/1).
Dia menjelaskan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Erdogan. Ia juga melaporkan hasil pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya.
"Beberapa hal tentu saja, kami menyampaikan salam dari Pak Presiden Prabowo kepada Presiden Erdogan. Kemudian yang kedua menyampaikan hasil dari pembicaraan kemarin," sebut Sugiono.
Menurut Sugiono, pertemuan bilateral dalam format 2+2 antara Indonesia dan Turki merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan yang tercapai pada Februari 2025. Kesepakatan tersebut mencakup pembentukan High Level Consultation Council antara pemerintah kedua negara.
"Secara bilateral antara Indonesia dan Turki, pertemuan 2 plus 2 ini merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi kesepakatan antara Pak Prabowo dan Presiden Erdogan di Februari 2025 yang lalu," tambahnya.
Dia menambahkan pertemuan 2+2 ini menjadi forum lanjutan untuk membahas hubungan luar negeri dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki.
"Pertemuan 2+2 ini merupakan follow upnya, membahas mengenai hubungan luar negeri dan hubungan pertahanan antara kedua negara," lanjut Sugiono.
Selain itu, kedua pihak turut bertukar pandangan mengenai perkembangan terbaru di berbagai kawasan dunia. Menlu Sugiono menekankan pentingnya penguatan koordinasi internasional guna meningkatkan efektivitas berbagai mekanisme keamanan global.
"Penguatan koordinasi internasional menjadi hal penting untuk meningkatkan efektivitas berbagai mekanisme keamanan global," pungkasnya.
Dalam kunjungan kehormatan tersebut, Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler. (Z-2)
Menlu RI Sugiono menegaskan perlunya peningkatan hubungan ekonomi Indonesia–Turki dan meminta dukungan Presiden Erdogan untuk implementasi LPTA.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Sinergi antara jalur diplomasi dan pertahanan menjadi instrumen vital dalam menghadapi tantangan keamanan internasional saat ini.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
HUBUNGAN diplomatik Turki dan Indonesia yang kini memasuki usia 75 tahun ternyata menyimpan rekam jejak sejarah panjang di Jakarta.
"Pertemuan nanti diharapkan lancar dan konstruktif, serta mencerminkan semangat kedua pihak untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Turki,"
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
INDONESIA dan Turki melakukan kerja sama strategis pertahanan dengan ditandatanganinya perjanjian pengembangan pesawat nirawak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved