Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Gelar Pertemuan 2+2 Perdana di Ankara, RI-Turki Perkuat Sinergi Diplomasi dan Pertahanan

Rahmatul Fajri
10/1/2026 15:01
Gelar Pertemuan 2+2 Perdana di Ankara, RI-Turki Perkuat Sinergi Diplomasi dan Pertahanan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Turki menggelar pertemuan perdana format "2+2" yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara di Ankara, Jumat (9/1/2026). Pertemuan ini merupakan momentum penguatan kemitraan strategis kedua negara di bidang politik, pertahanan, dan keamanan.

Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, sementara pihak Turki dipimpin oleh Menlu Hakan Fidan dan Menhan Nasional Ya?ar Güler. Forum ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan para kepala negara untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan di tengah dinamika global.

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa sinergi antara jalur diplomasi dan pertahanan menjadi instrumen vital dalam menghadapi tantangan keamanan internasional saat ini.

"Sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global. Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia," ujar Sjafrie melalui keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Dalam dialog konstruktif tersebut, kedua negara membahas secara mendalam penguatan industri pertahanan yang saling menguntungkan. Sjafrie menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan transfer teknologi demi mendorong kemandirian pertahanan nasional masing-masing negara.

Selain isu pertahanan, kedua pihak menunjukkan kesamaan pandangan terkait krisis global. Indonesia dan Turki menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina serta komitmen memperkuat peran negara-negara berkembang dalam berbagai forum multilateral.

Pertemuan Selanjutnya di Jakarta

Pertemuan 2+2 perdana ini mencerminkan hubungan bilateral yang kian solid. Sjafrie menyebutkan bahwa forum ini akan menjadi mekanisme strategis yang berkelanjutan untuk memastikan kebijakan kedua negara selaras dengan kepentingan nasional masing-masing.

"Indonesia dan Turki sepakat untuk menjadikan format dialog ini sebagai landasan kerja sama jangka panjang. Kami juga telah sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta," pungkas Sjafrie. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya