Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Indonesia dan Slovakia Dorong Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor

Ferdian Ananda Majni
03/2/2026 17:39
Indonesia dan Slovakia Dorong Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor
Ilustrasi.(Freepik)

INDONESIA dan Slovakia sepakat meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat kemitraan strategis. Fokusnya pada penguatan kerja sama di sektor pertahanan, ekonomi, riset, pendidikan, hingga pariwisata.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan kesepakatan ini membuka peluang penguatan kerja sama di berbagai sektor penting yang saling menguntungkan.

"Saya menyambut baik usulan untuk meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis antara Indonesia dan Slovakia karena banyak sektor strategis yang dapat kita perkuat dan kembangkan bersama," kata Sugiono dalam pernyataan pers bersama Menteri Luar Negeri Slovakia Juraj Blanar di Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Sugiono menjelaskan bahwa hubungan kedua negara sebelumnya terjalin melalui kerja sama penelitian antara Universitas Andalas dan Universitas Slovakia. Kolaborasi tersebut berhasil mengembangkan varietas gandum baru yang mampu tumbuh di iklim tropis.

Menurutnya, keberhasilan riset tersebut menjadi fondasi kuat untuk memperdalam hubungan bilateral Indonesia-Slovakia ke tingkat yang lebih strategis.

Di bidang pertahanan, Sugiono menyebut kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama pada 2023 yang mencakup pelatihan, penelitian, pengembangan dan produksi, serta alih teknologi. "Saya rasa keduanya sedang dalam proses ratifikasi di parlemen kita," sebut Menlu Sugiono.

Selain itu, Indonesia membuka peluang kerja sama ekonomi dengan mengundang pelaku usaha dan investor Slovakia untuk bermitra dengan Danantara. 

Ia turut menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Badan Pengembangan Investasi dan Perdagangan Slovakia terkait kerja sama perdagangan dan investasi.

Ia menilai MoU tersebut mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam memperdalam hubungan ekonomi, sekaligus menjadi wadah pertukaran pandangan untuk mengembangkan kerja sama di sektor transisi energi, swasembada pangan, dan kesehatan.

Sugiono juga menyoroti peningkatan jumlah wisatawan Slovakia ke Indonesia yang dinilai membuka peluang besar bagi kerja sama di sektor pariwisata, termasuk upaya meningkatkan arus kunjungan wisatawan kedua negara.

Di bidang pendidikan, Sugiono menyampaikan apresiasi atas program beasiswa yang diberikan Slovakia kepada mahasiswa Indonesia. 

Dia juga berharap kerja sama pendidikan tersebut dapat diperluas, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) guna mendukung agenda industrialisasi dan hilirisasi yang tengah dijalankan pemerintah Indonesia. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya