Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan komitmen penguatan kerja sama Indonesia-Turki di bidang industri, produk halal, serta produk dan industri pertanian dalam kunjungan kehormatan bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, Sabtu (10/1).
"Tadi juga disampaikan berbagai isu kerja sama strategis antara Indonesia dan Turki, termasuk penguatan kerja sama industri, produk halal, serta sektor produk dan industri pertanian," kata Menlu Sugiono dalam keterangannya di Istabul Turki, Sabtu (10/1).
Sugiono menekankan hubungan bilateral Indonesia dan Turki memiliki kedekatan dan nilai strategis yang sangat penting, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. "Dan yang terpenting adalah bahwa hubungan yang terjalin antara kedua negara ini begitu dekat, begitu strategis, dan saya kira ini merupakan sesuatu yang sangat penting, terlebih dengan situasi geopolitik dunia yang sangat dinamis akhir-akhir ini," ujar Sugiono.
Selain itu, Sugiono juga menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Erdogan. Salam tersebut disertai pesan agar Turki terus mendukung upaya bersama dalam mempererat dan mendekatkan hubungan bilateral kedua negara. "Pesan itu bagaimana kerja sama ini bisa lebih dekat, lebih erat," kata Sugiono.
Dalam kesempatan yang sama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin turut menyampaikan sejumlah hal terkait bidang pertahanan. Namun, Sugiono menegaskan penyampaian detail tersebut merupakan kewenangan Menhan.
"Tadi tentu saja Pak Menhan juga menyampaikan beberapa hal, tapi saya kira itu domain beliau sebagai Menteri Pertahanan untuk menyampaikan, tetapi intinya dalam kaitannya dengan peran tugas Kementerian Luar Negeri," ujarnya.
Menlu Sugiono juga melaporkan hasil pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia dan Turki yang sebelumnya digelar di Ankara. Hasil pertemuan tersebut mencakup peluang penguatan kerja sama bilateral, konsolidasi kepentingan strategis bersama, serta komitmen terhadap nilai-nilai multilateralisme yang inklusif dan saling menguntungkan.
Selain itu, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan terbaru di berbagai kawasan dunia. Sugiono menambahkan bahwa penguatan koordinasi internasional menjadi hal penting guna meningkatkan efektivitas berbagai mekanisme keamanan global.
Dalam kunjungan kehormatan tersebut, Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler. (Z-2)
Menlu RI Sugiono menegaskan perlunya peningkatan hubungan ekonomi Indonesia–Turki dan meminta dukungan Presiden Erdogan untuk implementasi LPTA.
Menlu RI Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Erdogan di Istanbul untuk menyampaikan hasil Dialog 2+2 dan menegaskan kerja sama strategis bilateral.
Sinergi antara jalur diplomasi dan pertahanan menjadi instrumen vital dalam menghadapi tantangan keamanan internasional saat ini.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
HUBUNGAN diplomatik Turki dan Indonesia yang kini memasuki usia 75 tahun ternyata menyimpan rekam jejak sejarah panjang di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved