Selasa 12 Oktober 2021, 15:35 WIB

Jamaah Islamiyah Masih Mengancam Stabilitas Keamanan

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Jamaah Islamiyah Masih Mengancam Stabilitas Keamanan

Dok.MI
Ilustrasi

 

DOSEN Kajian Terorisme Universitas Indonesia (UI) Amanah Nurish mengatakan gerakan Jamaah Islamiyah (JI) harus tetap diwaspadai. Negara tidak boleh lengah karena kelompok ini masih berpotensi bangkit mengancam stabilitas keamanan.

Ia mengatakan terdapat tiga faktor utama yang memantik penyebaran JI di kalangan masyarakat. "Pertama masalah ketimpangan sosial, politik, ekonomi, dan krisis kebudayaan menjadi salah satu pemicu suburnya jaringan terorisme di Indonesia," ujarnya pada webinar bertajuk Al Jamaah Al Islamiyah Dahulu, Kini dan Dimasa Mendatang, Selasa (12/10).

Menurut dia, faktor kedua benturan ideologi yang bisa menjadi ancaman yang cukup serius dan dapat meracuni cara berpikir termasuk cara bertindak individu atau kelompok masyarakat. Terakhir benturan ideologi yang terus dikampanyekan secara berulang-ulang sehingga hal tersebut diyakini sebagai kebenaran yang layak dijadikan tuntunan.

Baca juga: Yudo atau Andhika? NasDem Anggap Keduanya Cocok Jadi Panglima TNI

Faktor lain, kata dia, yang masih menjadi pemantik gerakan JI berasal dari pengaruh para tokoh-tokoh JI seperti Umar Farouq, Abdullah Sungkar, dan Abu Jibril. "Walaupun masing-masing mereka memiliki cara pandang yang berbeda dalam melaksanakan aksi-aksi jihad. Sikap dan pandangan para tokoh JI tersebut yang kemudian berimplikasi pada gerakan JI hingga hari ini," urainya.

JI, lanjut dia, kekuasaan Taliban menjadi

inspirasi jihad. Dari disengagement bisa kembali menjadi simpatisan. "Kemungkinan bangkitnya embrio baru di kalangan JI dengan metode baru," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Umarul faruq

Ada Wacana Pembubaran Densus 88, Mekeng : Densus 88 Perintah UU, Tidak Bisa Dibubarkan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:57 WIB
“Densus 88 masih dibutuhkan. Karena penanganan terorisme termasuk dalam extra-ordinary crimes against humanity. Tidak bisa ditangani...
Ilustrasi

Waspada, Begini Modus Mafia Tanah Menurut Kepala BPN 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:08 WIB
Yang banyak korban ini adalah penipuan dengan meminjam atau pura-pura beli rumah. Mafia tanah datang, pura-pura ingin membeli rumah,...
Ist/DPR

Bertemu Pengunjuk Rasa di Simalungun, Wakil Ketua Komisi II DPR Siap Panggil PTPN IV

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:47 WIB
Kepada Junimart, para pengunjuk rasa menyampaikan keluhan terkait keberadaan lahan perkebunan milik masyarakat yang kini dikuasi PTPN...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya