Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI I DPR memastikan pembahasan surat presiden (Supres) terkait calon Panglima TNI yang baru akan dibahas setelah masa reses berakhir.
Anggota Komisi I Christina Aryani mengatakan supres yang kemungkinan akan diterima setelah PON selesai akan dibawa ke Rapat Paripurna setelah masa reses berakhir.
"Reses 8-30 Oktober jadi tidak mungkin dibahas pada saat masa reses," ucapnya saat dihubungi, Jumat (8/10).
Nantinya Suprrs akan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR yang kemudian langsung dibahas oleh Komisi I DPR yang memiliki tupoksi melakukan fit and proper test calon Panglima TNI.
Baca juga: SMRC: NasDem, Golkar, PKS dan PKB Naik, Sedangkan PDIP Gerindra Melorot
"Nanti dibacakan di Rapur ada surat masuk, baru nanti dibahas di Komisi I DPR," ungkapnya.
Sebelumnya anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin memperkirakan Surpres calon Panglima TNI akan keluar setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Dia mengatakan hingga saat ini Komisi I DPR belum menerima Surpres terkait calon Panglima TNI. Dia menilai tidak masalah jika Surpres calon Panglima TNI keluar setelah pelaksanaan PON XX karena masih memungkinkan Komisi I DPR RI melakukan uji kelayakan dan kepatutan.(OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan status Siaga 1 adalah uji kesiapan rutin untuk personel & alat, bukan darurat nasional. Simak penjelasan lengkapnya di sini
Dengan jabatan baru itu, Lucky yang merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara itu otomatis menyandang pangkat jenderal bintang tiga TNI alias letnan jenderal.
Apa itu Siaga 1 TNI? Pelajari pengertian, prosedur operasional, hingga sejarah penetapannya di Indonesia dalam panduan komprehensif ini.
Apa yang terjadi jika Panglima TNI menetapkan Siaga 1? Pelajari prosedur kesiapsiagaan militer, instruksi operasi, dan pengaruhnya bagi masyarakat sipil.
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved