Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Nemangkawi (Satgas) menyita ratusan anak panah saat menangkap Kepala Distrik alias Camat Wusama, Etius Baye (38). Ia diduga menjadi penyokong dana bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Barang bukti, 106 anak panah; 20 busur panah; 31 mata panah," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Rabu (1/9).
Lebih lanjut dijelaskan, barang bukti itu ditemukan saat penggeledahan kediaman Camat tersebut pada Jumat (27/8) lalu. Awalnya, polisi menduga bahwa rumah Etius diduga menjadi tempat persembunyian belasan anggota KKB.
Selain anak panah, polisi juga menyita senapan angin saat melakukan penggeledahan. Ditemukan juga beberapa senjata tajam yang terdiri dari sembiln parang dan sebuah pisau.
Kamal menerangkan, penyidik juga menemukan 26 ponsel genggam dan sebuah kamera digital. Kemudian, terdapat juga dua radio dan empat laptop yang saat penggeledahan.
"Saat melakukan penyergapan, personel berhasil mengamankan tiga orang pria atas nama Etius Baye (38), Yem Baye Alias Umbai (28) dan Yaluk Heluka," jelas dia.
Adapun penangkapan itu dilakukan saat polisi menyelidiki kasus dugaan pembunuhan karyawan PT Indo Papua yang terjadi akhir Agustus lalu. Di mana, polisi semula menangkap seorang sopir kendaraan roda empat yang sering melintas di tempat kejadian perkara (TKP) dari arah Dekai menuju Kali Brazza.
Baca juga : Diduga Terlibat Kelompok KKB, Polisi Amankan Empat Orang
Kemudian, ditemukan bahwa mobil tersebut melintas di depan Polres Yahukimo sehingga langsung diamankan. Sopir bernama Herson Heluka (20) kemudian diperiksa oleh polisi untuk dilakukan pengembangan.
Pengakuan itu yang kemudian membuat polisi melakukan penggeledahan di rumah Camat.
"Keempat tersangka, yakni Etius Baye (38), yang merupakan Kepala Distrik Wusama, berperan sebagai otak dan penyandang dana untuk aktifitas KKB, Herson Heluka (20), adalah supir yang kerap mengantar keperluan KKB, Sedangkan Y adalah keponakan Etius Baye (38), yang berperan untuk menyiapkan keperluan logistik KKB," jelas dia.
Polisi kemudian menetapkan empat orang tersebut sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana. Empat orang itu diklaim sebagai anggota di kelompok separatis bersenjata yang kini telah dicap teroris oleh pemerintah. Mereka saat ini telah ditahan di Polres Yahukimo.
"Dalam beberapa waktu terakhir kerap melakukan aksi teror di Yahukimo," ucap Kamal. (OL-2)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Satgas Damai Cartenz 2026 ungkap identitas Meno Kogoya dkk sebagai pelaku penembakan pesawat Hercules & teror di Yahukimo. Simak daftar perannya di sini.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Aksi kekerasan KKB dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved