Sabtu 28 Agustus 2021, 14:09 WIB

Jokowi: Tingkat Kematian Covid-19 Harus Ditekan

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Jokowi: Tingkat Kematian Covid-19 Harus Ditekan

Dok.MI
Tangkapan layar video pertemuan Presiden Joko Widodo yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden.

 

PRESIDEN Joko Widodo menyoroti tingkat kematian akibat covid-19 masih menjadi persoalan meski penambahan kasus positif dan keterisian tempat tidur rumah sakit atau BOR terus menurun. Jokowi meminta tingkat kematian agar bisa terus ditekan.

Hal itu disampaikan Presiden ketika menggelar pertemuan dengan para pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/8) lalu. Video rekaman pertemuan itu akhirnya dirilis Sekretariat Presiden, Sabtu (28/8).

"Yang masih belum bisa kita selesaikan, yang selalu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan, selalu saya sampaikan ke pemerintah daerah, urusan angka kasus kematian harus ditekan terus," ucap Jokowi.

Dalam pertemuan itu, hadir Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Suharso Monoarfa. Pertemuan itu juga dihadiri Ketum PAN Zulkifli Hasan. Para ketum itu didampingi sekjen partai masing-masing.

Baca juga: Ketersediaan Vaksin Perlu Diserap dengan Cepat

Presiden Jokowi menyampaikan empat hal dihadapan para petinggi parpol itu salah satunya mengenai penanganan covid-19. Jokowi memaparkan kinerja pemerintah dalam pengendalian covid-19 yang saat ini berhasil menurunkan kasus.

"Perkembangan kasus harian covid ini memang betul-betul sulit diduga tapi alhamdulillah pada hari ini 24 Agustus kemarin, kita berada di angka sudah berada di angka 19.000 (kasus) dari 56.000 (kasus)," ucap Jokowi.

Presiden juga menyampaikan perkembangan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR juga kini turun signifikan. Pada Juli lalu BOR nasional mencapai hampir 80% dan saat ini sudah turun menjadi 30%.

"Alhamdulillah ini juga patut kita syukuri. Semua bekerja TNI, Polri, Kementerian BUMN, pemerintah daerah semuanya rame-rame. Sekarang ini kita angka kesembuhan sudah di atas rata-rata dunia yaitu 89,5% (dunia), Indonesia di 89,97%," ujarnya.

Jokowi juga menyampaikan capaian vaksinasi covid-19. Menurutnya, tingkat vaksinasi di Tanah Air tak kalah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Presiden menyampaikan dari sisi jumlah penduduk yang divaksinasi, Indonesia termasuk yang paling banyak.

"Kita ini dari 220 negara, peringkat kita ini nggak jelek-jelek amat sih. Kalau dihitung dari jumlah orang yang divaksin, jumlah orang yang divaksin sampai hari ini kita sudah nomor empat. India nomor satu, nomor dua Amerika (AS), nomor 3 Brazil, kita nomor empat Indonesia," ucap Jokowi.

"Kemudian kalau berdasarkan total suntikan kita nomor tujuh. Sampai hari ini sudah disuntikkan 91,9 juta dosis yang kita suntikan. Tak kalah dengan Jerman dengan Jepang, dengan Brazil, dengan Amerika, dengan India, dengan RRT (Tiongkok)," imbuh Jokowi.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Prabowo Menyatakan Siap untuk Kembali Nyapres di 2024

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:57 WIB
Prabowo menyebut akan menunggu hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra pada Sabtu...
Ist

KPU Didesak Beri Sanksi Parpol yang Catut Nama 98 Anggota KPUD

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:55 WIB
Parpol harus profesional, kemudian menjaga integritas dan menjunjung tinggi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun  2017 tentang...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Mahfud MD: Skenario Kasus Brigadir J Sudah Berhasil Dibalik

👤Mediaindonesia 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:51 WIB
Mahfud menjelaskan bahwa penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dinilai cepat, mengingat kasus tersebut yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya