Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyoroti tingkat kematian akibat covid-19 masih menjadi persoalan meski penambahan kasus positif dan keterisian tempat tidur rumah sakit atau BOR terus menurun. Jokowi meminta tingkat kematian agar bisa terus ditekan.
Hal itu disampaikan Presiden ketika menggelar pertemuan dengan para pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/8) lalu. Video rekaman pertemuan itu akhirnya dirilis Sekretariat Presiden, Sabtu (28/8).
"Yang masih belum bisa kita selesaikan, yang selalu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan, selalu saya sampaikan ke pemerintah daerah, urusan angka kasus kematian harus ditekan terus," ucap Jokowi.
Dalam pertemuan itu, hadir Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Suharso Monoarfa. Pertemuan itu juga dihadiri Ketum PAN Zulkifli Hasan. Para ketum itu didampingi sekjen partai masing-masing.
Baca juga: Ketersediaan Vaksin Perlu Diserap dengan Cepat
Presiden Jokowi menyampaikan empat hal dihadapan para petinggi parpol itu salah satunya mengenai penanganan covid-19. Jokowi memaparkan kinerja pemerintah dalam pengendalian covid-19 yang saat ini berhasil menurunkan kasus.
"Perkembangan kasus harian covid ini memang betul-betul sulit diduga tapi alhamdulillah pada hari ini 24 Agustus kemarin, kita berada di angka sudah berada di angka 19.000 (kasus) dari 56.000 (kasus)," ucap Jokowi.
Presiden juga menyampaikan perkembangan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR juga kini turun signifikan. Pada Juli lalu BOR nasional mencapai hampir 80% dan saat ini sudah turun menjadi 30%.
"Alhamdulillah ini juga patut kita syukuri. Semua bekerja TNI, Polri, Kementerian BUMN, pemerintah daerah semuanya rame-rame. Sekarang ini kita angka kesembuhan sudah di atas rata-rata dunia yaitu 89,5% (dunia), Indonesia di 89,97%," ujarnya.
Jokowi juga menyampaikan capaian vaksinasi covid-19. Menurutnya, tingkat vaksinasi di Tanah Air tak kalah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Presiden menyampaikan dari sisi jumlah penduduk yang divaksinasi, Indonesia termasuk yang paling banyak.
"Kita ini dari 220 negara, peringkat kita ini nggak jelek-jelek amat sih. Kalau dihitung dari jumlah orang yang divaksin, jumlah orang yang divaksin sampai hari ini kita sudah nomor empat. India nomor satu, nomor dua Amerika (AS), nomor 3 Brazil, kita nomor empat Indonesia," ucap Jokowi.
"Kemudian kalau berdasarkan total suntikan kita nomor tujuh. Sampai hari ini sudah disuntikkan 91,9 juta dosis yang kita suntikan. Tak kalah dengan Jerman dengan Jepang, dengan Brazil, dengan Amerika, dengan India, dengan RRT (Tiongkok)," imbuh Jokowi.(OL-4)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved